Mufti Mesir Kecam Penodaan Kuburan Muslim dan Kristen oleh Pemukim Yahudi

Publikasi: Senin, 12 Zulqa'dah 1432 H / 10 Oktober 2011 02:52

Dr. Ali Jumaa, Mufti Agung Mesir, mengutuk keras serangan yang dilakukan fanatik Yahudi di kuburan Islam dan Kristen di kota Jaffa, sembari menyerukan untuk membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan.

Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Minggu kemarin (9/10) bahwa serangan terhadap tempat suci baru-baru ini oleh pemukim yahudi dan tentara Israel memperlihatkan kepalsuan klaim pemerintah Israel yang menghormati kesucian Islam dan Kristen.

Tindakan anarkis semacam ini ditolak oleh semua agama surgawi dan doktrin-doktrin dan norma-norma internasional , Syaikh Jumaa mengatakan, dan menyerukan untuk membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan.

Mufti Mesir ini juga mendesak semua orang Arab dan Muslim, penguasa dan rakyat, untuk cepat bertindak dalam upaya mencegah upaya Israel untuk menghapus umat Islam dan Kristen di Yerusalem dengan melakukan aksi yahudisasi di wilayah pendudukan.

Dia juga meminta faksi Palestina untuk bersatu dalam menghadapi ancaman serius terhadap tempat suci umat Islam, dan menyerukan untuk mengadopsi tindakan yang diperlukan untuk mencegah terulangnya serangan yang tidak beralasan tersebut.

comments powered by Disqus