Selama Bulan Maret Lebih Dari 6.000 Orang Tewas Di Suriah

Publikasi: Selasa, 21 Jumadil Awwal 1434 H / 2 April 2013 12:12

Mayat anak-anak korban kekejian pemerintah rezim Bashar Assad

Mayat anak-anak korban kekejian pemerintah rezim Bashar Assad

LONDON (an-najah) – Lebih dari 6,000 orang tewas di Suriah selama bulan Maret, yang menurut para aktivis, merupakan jumlah korban tewas terbanyak sejak protes anti pemerintah digelar dua tahun silam.

Lembaga pengamat persoalan HAM Suriah, SOHR, yang bermarkas di Inggris, mengatakan korban tewas di Suriah pada bulan Maret lebih dari 6.000 orang.

Korban tewas termasuk sedikitnya 291 kaum perempuan, 298 anak-anak, 1,486 orang dari kelompok pemberontak dan tentara pembelot, serta 1,464 orang dari pasukan pemerintah Suriah.

Korban tewas lainnya adalah warga sipil dan kelompok pemberontak yang tidak dikenal.

Sulit terdokumentasi
Kelompok anti-pemerintah, yang memonitor dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan kedua pihak di seluruh wilayah Suriah, mengatakan korban tewas jauh lebih tinggi dari angka 62.554.

“Kami memperkirakan jumlah yang tewas mencapai 120,000 orang,” kata Rami Abdelrahman, pimpinan kelompok pejuang Suriah, kepada Kantor berita Reuters.

“Banyak korban tewas yang sulit terdokumentasi, sehingga kami tidak memasukkannya dalam daftar resmi.”

PBB mengatakan lebih dari 70,000 orang tewas semenjak aksi pemberontakan melanda Suriah dua tahun silam.

Pergerakan media asing dan independen organisasi hak asasi manusia telah sangat dibatasi di dalam negeri, membuat verifikasi jumlah korban hampir mustahil. [fajar/bbc]

comments powered by Disqus