Sikap Dr. Joze Rizal Tentang Konflik Suriah di Solo

Publikasi: Selasa, 27 Syawwal 1434 H / 3 September 2013 08:17

joze rizalSolo (An-najah.net) – Relawan kemanusiaan dari MER-C, dr. Jose Rizal Jurnalis kembali membuat pernyataan kontroversial yang menyebut bahwa konflik di Suriah yang berlangsung saat ini akibat ulah konspirasi Yahudi di Timur Tengah. Sebagaimana dilansir kiblat.net

Pernyataan tentang konflik Suriah tersebut disampaikan oleh dokter spesialis bedah tulang itu di hadapan para tokoh umat Islam di Hotel Indah Palace, Solo dalam forum silaturahmi bersama MER-C , pada malam Ahad, (31/08).

Di tengah pergulatan konflik yang menelan puluhan ribu korban jiwa dari anak-anak dan orang tua yang tak berdosa, dr. Jose Rizal mengemukakan pendapatnya bahwa Zionis Yahudi sengaja melakukan destabilitasi kawasan Timur Tengah dan memecah belah negara-negara di dalamnya dengan menghembuskan isu sektarian antara Sunni dengan Syiah.

“Kalau alasannya demokrasi, kurang membuat konflik ini terasa kuat. Supaya kuat ditambah isu sektarian. Sama dengan di Irak,” tutur Jose Rizal.

Jose menyebut satu aktor utama dalam agenda Zionis yang bernama Bernard-Henry Levy yang memegang peran penting di dalamnya. Ia menyebut bahwa Levy dapat masuk ke dalam kantong-kantong penting di negara-negara Timur Tengah, meski ia Yahudi.

Pada pertengahan sesi diskusi, dr Jose memutar video kompilasi kronologi pembunuhan Al-Buthi versi pemerintah rezim Suriah. Dia menyatakan bahwa Al-Buthi tidak dibunuh oleh pihak pemerintah. Hal itu berdasarkan fakta dari korban hancur dan pernyataan anak lelaki Syaikh Ramadhan Al-Buthi.

Dia menghimbau kepada para tamu undangan bahwa salah satu agenda penting saat ini ialah fokus menghadapi Zionis dan pembebasan Al Aqsha.

Sebagai catatan, dr. Jose Rizal juga menjadi salah satu pembicara dalam Diskusi bersama Dubes Suriah, Dubes AS dan Dubes Mesir yang sedianya akan dilakukan pada tanggal 24  Agustus 2013. Namun, belakangan acara itu dibatalkan karena ditolak oleh umat Islam di Solo Raya.

Berdasarkan pemantauan Kiblat.net, acara malam itu dihadiri oleh berbagai tokoh dari tamu undangan. Terlampir di surat undangan bahwa tamu berjumlah 52 orang, namun yang hadir cuma sebagian.

Hadir dalam acara tersebut adalah Ustadz Solehan, Ustadz Wahyudin, Ustadz Irham, Ustadz Rohmad, Muhammad Ali Usman, dan para tokoh lain serta beberapa jurnalis media Islam.(Anwar/annajah)

comments powered by Disqus