7 Santri Tenggelam di Pantai Bandengan Jepara, 4 Meninggal & 1 Hilang

Publikasi: Senin, 10 Safar 1434 H / 24 Desember 2012 12:26

Tim SAR (ilustrasi)

Tim SAR (ilustrasi)

JEPARA (an-najah.net) – Tujuh santri ditelan gelombang Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Empat korban ditemukan meninggal dunia dan seorang lagi masih dalam pencarian tim SAR Jepara.

Kejadian nahas itu bermula saat para santri Pondok Pesantren Raudlatul Falah, Gembong, Pati, Jateng, mengisi liburan di Pantai Bandengan, pada Minggu, 23 Desember kemarin. Tujuh santri berkelompok bermain menggunakan perahu karet.

Namun, ombak besar datang dan menghempas perahu yang mereka tumpangi hingga terbalik. Para santri yang tidak mengenakan pelampung itu pun tenggelam. Lima orang hilang ditelan ombak, sementara dua lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Setelah dilakukan pencarian, tim SAR Jepara menemukan dua santri dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Minggu sore kemarin. Mereka adalah Ahmad Haris Nasution (15) dan Muhammad Yasin (15). Cuaca yang kurang bersahabat mengakibatkan petugas kesulitan mencari tiga korban lainnya.

Pada Senin (24/12/2012) pagi, petugas kembali menemukan dua korban dalam kondisi tidak bernyawa, yakni Ali Mahmudi (13) dan Habib Rahman (17). Kedua korban ditemukan dalam kondisi mengapung tak jauh dari lokasi penemuan dua korban pertama.

Jenazah langsung dibawa ke RSUD Kartini, Jepara, untuk identifikasi.

Sementara tim SAR gabungan masih terus melakuan pencarian korban yang belum ditemukan, Muhammad Roisul Umam (15), dengan menyisir bibir pantai. [fajar/okzn]

comments powered by Disqus