Mau Rebut Wilayah Strategis di Kawasan Lattakia, Tentara Asad Dipukul Mundur!

Publikasi: Jum'at, 21 Rajab 1434 H / 31 Mei 2013 08:00

AleppoLATTAKIA (an-najah) – Sejak Selasa (28/5/2013) malam hingga Rabu (29/5/2013) dentuman bom dan meriam tak henti-hentinya mengguncang Lattakia, persisnya antara Jabal Akrod dengan Jabal Turkman.

Tim 1 Media di bawah koordinasi Bumisyam.com merekam situasi yang kian memanas di wilayah Jabal Akrod dan Jabal Turkman. Dari medan di kawasan Jihad Jabal Akrod, Tim Media untuk Suriah ini mendengar serangan balasan dari Mujahidin.

Menurut Mujahidin di Kota Salma, Jabal Akrod, diduga kuat rezim suriah kembali berusaha ingin merebut wilayah Jabal Akrod dan Jabal Turkman.
Wilayah ini sangat penting dan strategis karena menghubungkan Lattakia dan Aleppo. Nah, jika dua wilayah yang selama ini dikuasai Mujahidin, kembali mereka rebut, maka rezim akan dapat banyak memasok logistik, senjata, dan lainnya. Di samping itu, tentu akan lebih memudahkan rezim Asad mengontrol Aleppo yang saat ini sebagian besar dikuasai Mujahidin.

“Tetapi seluruh elemen Mujahidin menegaskan untuk bertekad tetap mempertahankan wilayah ini,” kata salah seorang Mujahidin kepada Tim 1 Media untuk Suriah.

Dalam rangka itu Mujahidin Salma, Jabal Akrod, mengirimkan 3 mobil pasukan untuk memastikan wilayah (jalur antara Turkman dan Jabal Akrod) tetap dalam kontrol Mujahidin.

Saat berita ini dibuat, serangan bom dan meriam tentara Asad disertai balasan tembakan dari Mujahidin masih berlangsung.

Dan, siang ini, Rabu (29/5/2013) Tim 1 Media untuk Suriah meliput langsung ke medan Jihad, Jabal Akrod. Tentara rezim Asad mundur, tetapi mereka masih gencar memborbardir dan menembakkan meriam. [fajar/an-najah]