Pendiri Partai Keadilan (PK) Menilai Spekulasi yang Dilontarkan PKS Sangat Aneh

Publikasi: Sabtu, 21 Rabiul Awwal 1434 H / 2 Februari 2013 10:15

Yusuf Supendi, Pendiri Partai Keadilan (PK)

Yusuf Supendi, Pendiri Partai Keadilan (PK)

[an-najah.net] – Penangkapan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, dalam kasus suap daging impor beberapa hari yang lalu membuat kader-kader PKS memunculkan berbagai spekulasi. Diantara spekulasi yang muncul, bahwa dalam penangkapan tersebut ada keterlibatan Amerika dan Yahudi yang tidak menginginkan partai Islam besar.

Pendiri Partai Keadilan (PK), Yusuf Supendi, menilai spekulasi yang dilontarkan kader-kader PKS tersebut sangat aneh. Mengingat reputasi KPK, maka menurut Yusuf Supendi, tuduhan intervensi Amerika di tubuh KPK untuk melibas PKS adalah kesimpulan yang tidak mendasar. Dan ia meminta PKS supaya berinteropeksi diri bukan menyalahkan orang lain.
 
“Itu hak DPP PKS itu membela Luthfi Hasan Ishaaq sampai berbusa-busa. Sangat aneh, tiba-tiba PKS menuding AS terlibat dalam memenjarakan Luthfi Hasan Ishaaq. Selama ini, PKS sudah dekat dengan AS,” kata Yusuf sebagaimana yang di lansir itoday, Kamis (1/2/2013).
 
Menurut Yusuf, KPK yang sudah menetapkan tersangka Luthfi Hasan Ishaaq dan memenjarakan itu sudah mempunyai dua alat bukti.
 
“KPK dalam menetapkan tersangka tidak main-main. Kalau pihak DPP PKS menggugat itu hak dia, tetapi masyarakat yang akan menilai kiprah PKS selama ini dan KPK dalam pemberantasan korupsi,” paparnya.
 
Yusuf juga mengakui ada kebiasaan di PKS yang mudah menyalahkan orang lain ketika di dalam internal ada permasalahan. “Harusnya PKS itu introspeksi ke dalam, tidak langsung menyalahkan pihak luar, seperti menuding keterlibatan AS dalam penangkapan Luthfi,” tegas Yusuf. [hnf/itdy]