Surat Kabar AS: Kebencian Warga Arab Terhadap Amerika Semakin Meningkat

Publikasi: Senin, 23 Rabiul Awwal 1434 H / 4 Februari 2013 09:03

anti as[an-najah.net] – Surat kabar Amerika ‘USA Today’ baru-baru ini menyebutkan bahwa negara-negara Arab semakin tidak setuju dengan kebijakan-kebijakan yang ditempuh Amerika Serikat, terutama setelah lahirnya gelombang revolusi yang dinamakan ‘Revolusi Musim Semi Arab’ di Timur Tengah.

Koran tersebut menunjukkan penyerangan-penyerangan yang terjadi terhadap Kedutaan Besar dan Kantor Konsulat AS beberapa tahun terakhir ini di sebagaian negara Arab merupakan bukti meningkatnya kebencian warga Arab terhadap Amerika Serikat, seraya menyebutkan bahwa penyerangan-penyerangan tersebut adalah tindakan teroris.

Sebagaimana yang terjadi di Mesir pada tanggal 11 Sepetemper 2012, saat itu ribuan warga Mesir turun ke jalan memprotes sebuah rekaman video yang menjelek-jelekkan nabi Muhammad saw dan kebencian terhadap Islam di depan kedutaan besar AS di Kairo. Tatkala suasana demo semakin memanas, para demonstran terlibat bentrokan dengan petugas keamanan yang akhirnya mereka bisa mendobrak dan masuk ke dalam gedung keduataan Amerika di kairo. Dalam aksi itu, kebencian mereka terhadap Amerika di ungkapkan dengan menyerang kantor Kedutaan Amerika dan menyobek-nyobek bendera AS lalu membakarnya.

Koran tersebut mengatakan, kebencian terhadap AS semakin nampak dalam insiden di Benghazi. Duta Besar AS dan tiga pemmbantunya tewas dalam serangan yang dilancarkan milisi bersenjata untuk memperingati peristiwa 11 September 2000. Penyerangan tersebut tersebut terjadi lagi pada bulan Juni, namun tidak ada korban yang jatuh dalam penyerangan kedua tersebut.

Di Yaman, ratusan demonstran menyerang Kedutaan Besar AS dan mereka dihalau oleh petugas kemanan sehingga bentrokan antara keduanya tidak terelakkan. Setidaknya empat demonstran tewas dan puluhan luka-luka akibat bentrokant tersebut. Dan pada bulan selanjutnya, seorang pejabat kemanan tewas akibat sebuah serangan yang diduga dari anggota Al Qaidah.

USA Today melanjutkan, Para demonstran juga menyerang keduataan AS di Tunisia, mereka masuk ke dalam gedung dan melemparkan barang-barang yang ada di dalamnya melalui jendela lalu membakar gedung tersebut. Aksi tersebut sebagai protes terhadap video yang menghina Nabi Muhammad saw

Terakhir, koran tersebut menutup laporannya, penyerangan yang terjadi di kompleks keduataan besar AS di Pakistan yang menewaskan seorang demonstran dan melukai puluhan lainnya. Kejadian tersebut terjadi pada pertengahan bulan september. [hunef]

comments powered by Disqus