Al-Qaidah Indonisi Tegaskan Tidak Terlibat Penembakan Pos Polisi Di Solo

Kelompok yang disebut sebagai Al-Qaidah Indonisi sedang jalani pemeriksaan di PN Jakarta Barat.
Kelompok yang disebut sebagai Al-Qaidah Indonisi sedang jalani persidangan di PN Jakarta Barat.

JAKARTA (an-najah) – Salah satu anggota kelompok al-Qaidah Indonisi, Anggri Pamungkan mengatakan jika kelompoknya tidak terlibat dalam aksi teror Solo yang melakukan penembakan dan menyerang pos pengamanan (Pospam) arus mudik lebaran tahun 2012.

“Itu bukan kelompok Pak Badri,” tegas Anggri saat menjadi saksi bagi koleganya, Barkah Nawa Saputra alias Robot, di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (29/04).

Ia pun mengungkapkan jika kelompoknya terpaksa memindahkan bahan-bahan merakit bom karena situasi kota Solo sempat mencekam akibat aksi teror Solo yang menewaskan satu orang anggota polisi tersebut.

“Tapi seminggu setelah lebaran Idul Fitri, Pak Rudi bilang kalau situasi sudah aman. Kemudian bahan-bahan itu dipindah lagi ke rumah pak Rudi yang sebelumnya berada di rumah Barkah,” ungkapnya.

Lebih jauh, Anggri juga mengungkapkan jika dirinya mengenal Barkah saat berada di rumah Rudi.

“Yang mengenalkan saya Fajar Novianto (terpidana dibawah umur – red). Sebelumnya saya tidak kenal dengan Barkah,” tuturnya.

Lebih lanjut Anggri mengatakan apabila yang membuat switching bom rakitan adalah Barkah.

“Itu buatan Barkah dan jumlahnya tujuh buah,” lanjutnya, seperti dilansir dari suara-indonesia.

Untuk diketahui, saksi lain yang juga dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selain Anggri adalah Rudi Kurnia Putra, Triyatno, dan Wendy Febriangga. [fajar/an-najah]

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.