Anggota Hizbullah Culik Dua Gadis Nasrani di Qushair

86f79c8d-d173-43f0-9fd3-c87cb8e0b817_16x9_600x338

SURIAH – Konflik internal kembali terjadi di barisan tentara pendukung rezim. Aktivis Suriah mendapat bocoran dari tentara rezim yang bertugas di kota Qushair, telah terjadi baku tembak antara anggota milisi Hizbullah dengan warga lokal yang beragama kristen.

Konflik tersebut dipicu ulah anggota Hizbullah yang menculik dan memperkosa dua gadis nasrani. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, anggota milisi Hizbullah tersebut meninggalkan kedua korban begitu saja.

Kepada orion news, Abu Huda Al-Himsi, aktivis lokal yang mendapatkan info tersebut memaparkan. Keluarga dua gadis tersebut tidak terima dan melabrak anggota milisi Hizbullah.

“Cencok antara anggota Hizbullah dengan warga nasrani lokal berubah menjadi baku tembak. Dalam insiden itu, 2 tentara Suriah tewas saat berusaha melerai. Bahkan, oknum milisi Hizbullah berani memukul seorang tentara militer rezim berpangkat kolonel di depan warga Qushair.” Ungkap Abu Huda.

Pihak militer Suriah yang berada di Qushair juga tak terima dengan sikap angkuh kelompok Hizbullah. Mereka lalu mengusir milisi syiah asal Lebanon tersebut dari markasnya yang berada di wilayah Al-Jawwadiyah. Tak hanya itu, militer Suriah lalu menghujani wilayah tersebut dengan roket selama kurang lebih 2 jam. [an-najah/faris]