Anjing Akhir Zaman Berkedok Khawarij

Anjing Khawarij
Anjing Khawarij

An-Najah.net – Khawarij berprilaku seperti anjing. Anjing, kata ini memang tidak pantas disebut baik dalam arti denotatif ataupun konotatif, mohon maaf jika kami menulis kata anjing di artikel ini. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering dipakai sebagai cemoohan dan hinaan, yang bermakna kotor. Tapi, mohon pemaklumannya karena tulisan ini sedang menjelaskan ilmu syari yang berpatokan pada hadis Nabi Muhammad Saw.

Baca juga: Khawarij, Pembunuh Karakter Ulama

Saudaraku, pernah memperhatikan tingkah polah anjing? Binatang itu kerap menjulurkan lidahnya. Baik ketika diberi makan atau tidak. Sekali lagi perhatikan anjing, ia kerap menggonggong setiap ada orang yang lewat. Tidak jelas apa maksud gonggongannya itu.

Jika Anda merenungkan, makhluk mana yang paling “menjijikkan”? Pasti anjing jawabannya. Karena itu, siapa pun pasti marah jika disamakan dengan anjing. Sehingga kata, ‘anjing’ hari ini dijadikan sebagai stempel buruk bagi manusia durhaka.

Banyak Anjing Berkeliaran

Khawarij adalah sekte ahlu bidah, sesat lagi menyesatkan. Orang-orang khawarij menanamkan kebencian dan permusuhan lewat pembunuhan karakter. Siapa pun akan mereka serang, baik orang-orang awam, ulama maupun tokoh Islam.

Demikian buruknya perilaku khawarij, sampai-sampai Rasulullah Saw menyebut mereka sebagai anjing neraka. Sebagaimana sabda Beliau;

اَلْـخَوَارِجُ كِـلَابُ النَّارِ

Khawarij adalah anjing-anjing neraka.” (HR. Ibnu Majah: 173)

Para ulama menjelaskan, bahwa khawarij diserupakan dengan anjing karena beberapa kesamaan perilaku, yaitu selalu menjulurkan lidahnya menyerang kehormatan umat Islam, terkhusus ulama, baik sebelum didakwahi atau setelah didakwahi.

Baca juga: Mu’tazilah Kekinian Yang Bersifat Dajjal

Lisan mereka selalu fasih membunuh karakter ulama rabbani dan fasih mengeluarkan dalil untuk membela kesesatannya. Walau dalil yang mereka pakai sama sekali tidak ada kaitannya dengan yang mereka maksud. Namun kefasihan ini membuat banyak orang tertipu dan mendengarkannya. Persis lolongan anjing yang tidak jelas maksudnya.

Itulah yang sedang terjadi di era kekinian ini. Banyak anjing berkeliaran yang berkedok khawarij, menghancurkan umat Islam secara perlahan-lahan dengan membunuh karakter para ulama yang berdakwah Islam secara benar.

Ada juga ulama yang memahami hadis di atas sebagai mana adanya, yaitu kelak di hari kiamat nanti, orang-orang khawarij dimasukkan dalam neraka, rupa mereka seperti anjing. (Zainal ‘Abidin al-Qohiri Faidhul Qadir, cet I, jilid 3, hal. 509, Abu Hasan al-Qori, Mirqotul Mafatih, cet I, jilid 6, hal. 2323, versi syamila) Wallahu Ta’ala ‘Alam

Penulis             : Ibnu Jihad

Editor              : Ibnu Alatas