Aqidah yang Terbeli

aqidah yang terbeli
aqidah yang terbeli

Di dalam nash dan dalail al-qur’an Allah subhanahu wata’ala menjelaskan disurah al baqoroh ayat 120

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Orang orang Yahudi dan nashrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agamamereka.Katakanlah, sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar). Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (Al-Baqoroh : 120)

Keteguhan Seorang Muslimah

Suatu hari, di salah satu supermarket Prancis, seorang muslimah bercadar membeli barang-barang kebutuhannya. Ia kemudian berdiri di antrian kasir untuk membayar. Setelah beberapa menit, datanglah gilirannya untuk dilayani oleh kasir.

Di dekatnya ada seorang muslimah arab yang tidak berhijab. Setelah beberapa saat memeprhatikannya dengan pandangan arogan, muslim arab itu mengatakan, “Kami memiliki banyak masalah di negara ini dan cadarmu adalah salah satunya!”

kemudian dia melanjutkan kata-katanya, “kami para imigran, berada disini untuk berbisnis dan bukan menunjukkan agama atau sejarah kami!,jiaka kau ingin mengamalkan agamamu dan memakai cadar, maka kembalilah ke negri arab-mu dan lakukan apa saja yang kau inginkan!!” Tambah imigran itu.

Muslimah bercadar itu menaruh barang belanjaan nya di tas dan kemudian menepi seraya membawa muslimah arab itu. Kemudian ia membuka cadarnya hingga cukup untuk dilihat muslimah arab itu. Sontak imigran arab tersebut sangat terkejut, muslimah bercadar yang dikiranya adalah seorang imigran arab, ternyata adalah gadis berkulit putih, bermata biru dan ia menunjukkan pula sedikit rambutnya yang  berwarna pirang.

Setelah merapikan kembali hijabnya, muslimah bercadar itu berkata, “Aku adalah gadis perancis, bukan imigran arab. Ini adalah negriku dan ini adalah ISLAM-KU!” Kalian lahir sebagai muslim, kalian jual agama kalian dan kami membelinya dari kalian!” tambahnya lagi

Muslim prancis ini melalaui kata-katanya ia mengingatkan muslimah imigran arab itu dan kawan-kawannya yang telah terpengaruh budaya barat.para muslimah yang menanggalkan pakaian takwa nya dan enggan mengamalkan agamanya hanya karena mereka berada di negri kafir, demi kepentingan duniawi.

Gaya kebarat –baratan  tidak hanya menjangkiti para muslimah imigran arab, tapi juga mewabah di seluruh negara kaum muslimin lainnya, termasuk di Indonesia. Entah berapa banyak wanita muslimah yang menanggalkan hijabnya demi mengikuti trend mode terkini. Entah berapa banyak muslimah yang merasa lebih nyaman mengenakan jeans dan hotpant, ketimbang menggunakan hijab dan baju longgar.

Semoga kisah keteguhan gadis prancis dan cadarnya memberi kita banyak pelajaran. Bahwa, keimanan bukanlah hal yang bisa di tawar untuk kepentingan duniawi. Diman pun kita berada dan komentar apapun yang kita hadapi tak akan melunturkan identitas keimanan  kita sebagai muslim. Semoga Allah Ta’ala selalu membimbing kita menjalankan syariat sesuai keimanan kita. Amin. Wallahu Ta’ala ‘Alam

Penulis : Abu Daruquthni

Editor : Ibnu Alatas