Bahaya Dosa Terhadap Ruhani dan Jasmani

Bahaya dosa terhadap ruhani dan jasmani
Bahaya dosa terhadap ruhani dan jasmani

An-Najah.net – Jangan remehkan dosa dan kemaksiatan walaupun kecil dan sepele. Harus diketahui bahwa dosa dan kemaksiatan itu berbahaya. Sudah tentu bahayanya terhadap hati itu seperti bahaya racun bila masuk ke dalam jasad, sesuai dengan tingkat bahayanya masing-masing racun. Baik di dunia ini maupun di akhirat, tidak ada keburukan dan penyakit melainkan penyebabnya adalah dosa dan kemaksiatan.

Dampak Dosa dan Kemaksiatan

Apa yang menyebabkan keluarnya Adam dan Hawa dari surga? Apa yang menyebabkan keluarnya Iblis dari kerajaan langit dan kemudian diusir dan dikutuk? Apa pula yang menyebabkan tenggelamnya seluruh penduduk bumi sehingga air pun mengenangi puncak-puncak gunung?

Apa yang menyebabkan angin topan itu menghantam kaum ‘Ad sehingga mematikan mereka di muka bumi? Apa yang menyebabkan dikirimkannya suara keras mengguntur terhadap kaum Tsamud sehingga membuat jantung mereka terputus dan akhirnya mereka pun mati semua? Apa yang menyebabkan dibalikan bumi disatu penduduk sehingga yang atas dibawah dan bawah diatas?

Baca juga: Jangan Bangga Melakukan Dosa!

Apa yang menyebabkan dikirimkannya mendung siksaan kepada kaum Syu‘aib layaknya naungan saja? Apa yang menyebabkan ditenggelamkannya Fir‘aun dan kaumnya ke dalam lautan? Apa yang menyebabkan dibenamkannya Qarun beserta rumah, harta kekayaan dan keluarganya?

Apa pula yang menyebabkan dibinasakannya sekian banyak generasi sepeninggal Nabi Huh dengan berbagai macam siksaan dan kemudian dihancurkan sehancur-hancurnya? Apa yang menyebabkan dibinasakannya kaum sahabat Yasin dengan suara keras mengguntur sehingga binasa?

Apa pula yang menyebabkan dikirimnya suatu kaum yang memiliki kekuatan besar kepada Bani Israil lalu mereka merajalela di berbagai negeri, membunuh kaum laki-laki, menawan anak-anak dan kaum wanita, membakar rumah-rumah dan merampas harta benda, kemudian Allah Ta’ala mengirim mereka kembali untuk kedua kalinya, lalu mereka pun menghancurkan apa saja yang mampu mereka hancurkan serta membinasakan apa saja yang dapat mereka binasakan? Apa pula yang menyebabkan mereka tertimpa berbagai macam siksaan?

Apakah kebinasaan mereka semua disebabkan faktor alam, atau karena kebetulan belaka? Tidak mereka binasa bukan karena faktor alam apalagi kerena kebetulan belaka. Namun, mereka binasa karena dosa dan kemasiatan mereka sendiri. Dosa dan kemaksiatan yang mereka lakukan mengundang amarah dan murka Allah Ta’ala. Sehingga Allah Ta’ala mengutus bala tentaranya berupa air bah, angin topan, suara keras dan bala tentara yang lainnya.

Jangan Remehkan Dosa

Saudaraku, kisah di atas menyadarkan kita bahwa, berbagain cobaan, ujian dan musibah yang menimpa umat Islam –khususnya- pada hari ini. Seperti tsunami, banjir bandang, tanah longsor, gunung meletus, angin topan, gempa bumi dan lain sebagainya adalah dampak dari dosa dan kemaksiatan umat Islam itu sendiri.

Bencana tersebut bukan semata-mata karena faktor alam apalagi karena kebetulan belaka. Namun, berbagai bencana tersebut datang dan menimpa umat Islam karena maraknya dosa dan merajalelanya kemaksiatan.

Baca juga: Khutbah Jumat: Akibat Dosa Bagi Kehidupan Manusia

Dalam Musnad Imam Ahmad disebutkan riwayat dari Ummu Salamah bahwa dia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, “Jika telah muncul berbagai kemaksiatan di tengah-tengah umatku, maka Allah Ta’ala akan menimpakan adzab dari sisi-Nya yang mengenai mereka semua.”

Saya tanyakan kepada beliau, “Ya Rasulullah, apakah ketika itu di dalamnya masih terdapat orang-orang shalih?” Beliau menjawab, “Ya, benar.” Saya tanyakan lagi, “Lalu, bagaimana dengan mereka itu?” Beliau menjawab, “Mereka tetap tertimpa adzab sebagaimana yang menimpa orang-orang pada umumnya, namun mereka akan mendapat ampunan dan keridhaan oleh Allah Ta’ala. (HR. Ahmad: 26596)

Dalam shahih Bukhari disebutkan riwayat dari Anas bin Malik dia berkata, “Sesungguhnya kalian mengenal amalan-amalan yang di mata kalian lebih kecil dari rambut, akan tetapi kami memandangnya di masa Rasulullah Saw sebagai amalan perusak (dosa yang cukup besar).” (HR. Bukhari: 6392)

Dalam Shahihaini disebutkan riwayat dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Seorang wanita disiksa karena seekor kucing yang disekapnya hingga mati, lalu dia pun masuk neraka Dia tidak memberinya makan atau minum serta tidak membiarkannya mencari makan binatang kecil dan serangga.” (HR. Bukhari: 2365, Muslim: 22)

Di sini terdapat noda kecil berkenaan dengan dosa yang terkadang disalahpahami oleh sebagian orang, yaitu bahwa mereka tidak memandang pengaruhnya seketika itu, dan terkadang dampaknya muncul belakangan sehingga hal itu dilupakan, lalu hamba itu mengira bahwa hal itu sama sekali tidak menyebabkan perubahan apa-apa sesudah itu.

Marilah kita tingkatkan iman dan takwa kita kepada Allah Ta’ala. Jangan sampai murka Allah Ta’ala turun kepada kita akibat dosa dan kemaksiatan yang kita lakukan. Semoga Allah Ta’ala selalu membimbing kita di jalan-Nya hingga akhir hayat amin. Wallahu Ta’ala ‘Alam [] Ibnu Alatas