Banjir Bukan Alasan untuk Menyalahkan Sang Khaliq

Seorang warga mengamati rumah yang terendam banjir di Kawasan Cawang, Jakarta, Rabu (16/1). Foto: Berita Sore
Seorang warga mengamati rumah yang terendam banjir di Kawasan Cawang, Jakarta, Rabu (16/1). Foto: Berita Sore

(an-najah.net) – Tidak ada yang terjadi secara kebetulan di dunia ini, semuanya atas izin Allah dan setiap suatu kejadian itu ada hikmahnya. Untuk itu janganlah terlalu gembira ketika mendapat nikmat dan jangan berputus asa ketika ditimpa cobaan dan ujian hidup.

Sekecil apa pun ciptaan Allah pasti bermanfaat bagi manusia dan makhluk lainnya. Sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan”. (Al-Baqarah: 164)

Termasuk musim hujan yang terjadi akhir-akhir ini sehingga terjadi banjir dan tanah longsor, ataupun musim kemarau panjang, semua pasti ada hikmahnya bagi semua makhluk, tak terkecuali untuk manusia, jadi tidak ada yang namanya cuaca buruk, tidak ada musim yang tidak bersahabat, semuanya baik dan bersahabat bagi manusia yang mau berfikir.

Banjir yang sedang melanda beberapa wilayah di Indonesia, terutama Jakarta, semuanya terjadi atas kuasa dan kehendak Allah. Nabi saw bersabda, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa mencaci maki masa (waktu), angin dan makhluk lain yang tidak dapat berbuat apa-apa adalah terlarang dan haram hukumnya.

Semua bencana yang terjadi itu adalah sebuah peringatan dari Allah untuk manusia, tetapi sebagian orang mungkin masih menyangka bahwa bencana yang terjadi itu hanya disebabkan oleh faktor-faktor alam, seperti tidak berfungsinya drainase atau gorong-gorong kota, kurangnya sumur resapan, sungai yang penuh dengan sampah dan sebagainya.

Tidak dipungkiri faktor-faktor tersebut memang salah satu penyebab terjadinya banjir, tetapi jangan dilupakan faktor yang paling berpengaruh, paling berkuasa dan berkehendak dalam segala hal adalah dari Allah SWT. Semua bencana tidak akan terjadi jika Allah tidak berkehendak, tidak ada yang bisa menghalanginya, karena segela sesuatu datangnya hanya dari Allah semata.

Redaksi: Dhany
Editor: Agus