Belasungkawa Dr Aiman Al-Zawahiri atas Kemartiran Syaikh Abul Walid Al-Maqdisi

(an-najah.net) – Syaikh Dr Ayman al-Zawahiri menyampaikan ucapan belasungkawa atas kemartiran Syaikh Hisyam As-Saidni atau dikenal dengan panggilan Abul Walid Al-Maqdisi. Amir Umum Al-Qaidah itu berpesan kepada orang-orang yang mencintainya agar lebih banyak berkorban dan terus berjuang seperti Abul Walid yang tidak pernah bisa ditawar-tawar untuk memperjuangkan tahkim syariah dengan kata-kata dan dan aksi nyata.

Dalam video yang ditayangkan hari kemarin (Kamis/29) oleh As-Sahab Media itu, mantan pemimpin Jamaah Islamiyah Mesir itu menjelaskan bahwa Syaikh Hisyam tidak pernah mengabaikan satu butir pasir pun dari tanah Palestina. Ia tidak pernah tunduk kepada perjanjian apa pun yang merugikan Palestina ataupun perjanjian internasional yang menguntungkan Israel.

“Syaikh As-Saidni tidak pernah lupa terhadap saudara-saudara Muslim dan Mujahidin di berbagai belahan bumi, dan tidak gentar menghadapi Perang Salib Zionis di tanah Islam,’ ungkapnya.

Az-Zawahiri berdoa semoga darah Abul Walid Al-Maqdisi menjadi tebusan bagi penaklukan Yerusalem dan tegaknya kekhalifahan Islam sesuai manhaj kenabian.

Ia juga mengajak para mujahidin di di Baitul Maqdis untuk bersatu di bawah panji tauhid untuk menghadapi Zionis. Mereka harus membentuk barisan yang solid bagaikan bangunan yang kuat agar bisa menjaga Islam, akidah, dan kesuciannya.

Seperti diketahui, Syaikh Hisyam As-Saidni adalah Amir Jamaah Tauhid wal Jihad di Palestina. Ia terbunuh oleh serangan udara Israel pada Sabtu, 13 Oktober lalu. Sebelumnya, ia dipenjara oleh pemerintahan Hamas di Gaza. Hampir dua tahun, beliau menghabiskan waktunya di penjara penguasa sekuler ini tanpa tuduhan apa pun selain karena memperjuangkan tahkim Syariah sebagai pengganti undang-undang positif. Ia dibebaskan dari penjara setelah kondisi kesehatannya menurun yang didukung oleh protes besar dari kaum muslimin di Mesir.

Redaksi: Agus