Berlebihan, Kepolisian Kerahkan Ribuan Polisi Untuk Amankan Natal

Gereja-Katedral-di-Jakarta
Gereja Katedral di Jakarta

(an-najah.net) — Menjelang hari raya agama Kristen, Natal, pengamanan yang akan dilakukan oleh kepolisian cukup berlebihan. Pasalnya, pengamanan dengan mengerahkan ribuan personil itu hanya dilakukan saat hari raya Kristen saja. Ketika umat Muslim yang merupakan agama mayoritas di Indonesia justru tidak pernah mendapatkan pengamanan ketika perayaan hari raya umat Islam.

Sebanyak 1.680 gereja yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya akan mendapatkan penjagaan dalam rangka menyambut Natal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan pengamanan Gejera di wilayah akan diserahkan ke Polsek dan Polres karena pastinya jumlah personel di masing-masing gereja berbeda sesuai dengan wilayah, kerawanan maupun besar kecilnya gereja.

“Gereja-gereja besar jadi prioritas pengamanan, gereja besar di sini maksudnya gereja yang umatnya banyak dan kegiatannya juga banyak, seperti misa sebelum Natal, saat Natal bahkan hingga tahun baru,” ungkap Rikwanto, Kamis (20/12/2012).

Rikwanto mengatakan salah satu bentuk penjagaan dalam gereja yakni dilaksanakannya sterilisasi di gereja-gereja beberapa jam sebelum misa dimulai sehingga bisa membuat orang-orang yang hendak ibadah menjadi tenang.

“Sterilisasi pasti dilakukan, itu dibutuhkan karena orang yang hendak ke gereja banyak. Beberapa gereja besar juga pengamanannya kami fokuskan, salah satunya Katedral Jakarta,” ungkap Rikwanto.

2.965 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Polrestabes Surabaya menggelar operasi Lilin 2012, yang akan dimulai, Minggu (23/12), hingga 1 Januari mendatang. Dalam operasi lilin kali ini, personel yang dikerahkan sebanyak 2.965 personel.

Dari jumlah 2.965 personel, 2.545 personel berasal dari seluruh jajaran Polrestabes Surabaya, sisanya sebanyak 420 personel berasal dari intansi samping, seperti Korem. Pomdam, Satpol PP, dan intansi lainnya.

“Personel yang kami kerahkan pada operasi Lilin kali ini, sebanyak 2.965 personel,” kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Kamis (20/12).

Menurut Suparti, sebelum menggelar operasi Lilin, sebelumnya telah digelar beberapa operasi, seperti operasi Zebra, yang digelar 28 November hingga 11 Desember, Operasi Citra Polantas 15-22 Desember, dan operasi yang saat ini masih berjalan, yakni operasi Cipta Kondisi Semeru, 13-22 Desember.

Menurut Suparti, selama Operasi Lilin, yang dikedepankan adalah giat preventif, yang didukung kegiatan intelejen, dan kegiatan penegakan hukum, guna menjamin keamanan.

“Kegiatan ini untuk antisipasi seperti, balap liar, kemacetan, kecelakaan, kriminalitas (curat, curas, curanmor), dan lainnya,” kata mantan Kapolsek Asemrowo tersebut. (Fani)