YUK..!! QURBAN UNTUK MENJAGA IMAN

Yuk! Qurban Untuk Menjaga Iman

Dakwah dengan teladan dan ekonomi, adalah salah satu solusi bagi kesulitan dakwah di kedua daerah di atas. Maka, dalam rangkaian Mengawal iman dan dakwah dan penguatan keislaman para mualaf, Tebar Qurban 2020 kami fokuskan di empat daerah. Pertama, bantaran rel kereta api di Gilingan Solo. Kedua, Pedalaman Flores NTT. Ketiga, lereng merbabu. Keempat, Getasan Semarang.

Cinta Nabi Loyalitas Tanpa Batas

edisi 169

Sedih dan geram. Perasaan ini mungkin bercampur aduk di hati kita. Saat menyimak penggalan video salah satu muballigh menceritakan Nabi SAW sebagai humor. Sudah selayaknya umat Islam geram. Sosok yang paling dipuji atas jasa-jasanya menyampaikan risalah Islam ini dijadikan bahan untuk memancing gelak tawa. Padahal, tanpa jasa beliau mungkin kita tidak dapat hidayah Islam.

Merawat Hidayah Di Zaman Fitnah

edisi 168

Pada edisi kali ini An-Najah mencoba menghadirkan satu format baru. Kami hadirkan sub brand ‘Islamika’ untuk para pembaca sekalian. Inilah satu upaya kami beradaptasi dengan perkembangan dunia media yang begitu cepat. Di mana masyarakat hari ini ingin konten yang padat, to the point, kaya grafis hingga shareable.

Wajah Pemimpin Akhir Zaman

edisi 167

sebagian kalangan mengatakan, baik buruk negeri tergantung rakyat. Ketika kondisi negara carut marut, jangan arahkan jari telunjuk kepada penguasa. Sebagian yang lain berkomentar, Justru para pemimpin itulah tolak ukur kebaikan satu negeri. Jika pemimpin baik, rakyat otomatis baik. Saat pemimpin buruk, rakyat ikut buruk pula. Lantas bagaimana solusinya? dan mana yang benar? silahkan baca edisi 167.

Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kehancuran

An-Najah edisi 165

Kita hidup di zaman yang aneh. Suatu masa yang orang berani melakukan maksiat secara terang-terangan. Tidak ada rasa malu lagi. Bahkan maksiat yang dulu orang-orang jijik, sekarang dikatakan lumrah. Dianggap bukan hal yang tabu lagi.

Anehnya lagi, saat diingatkan dengan cara yang baik mereka justru berontak. “Ah, itu bukan urusan anda. Ini urusan kami,” mereka.

Pemimpin Islam Vs Diktator Jahiliyah

Edisi 163: Pemimpin Islam Vs Diktator Jahiliyah

Apa jadinya jika satu keluarga tanpa nahkoda? Atau satu kafilah yang berkendara tanpa panduan amir safar?
Mereka pasti membiarkan perjalanan mengalir begitu saja. Tanpa tujuan yang jelas. Kadang diwarnai kegaduhan dan situasi yang liar. Apalagi jika masing-masing penumpang ngotot memaksakan kehendak dan tujuan.

Ramadhan, Madrasah Ilahi Sucikan Hati

Ramadhan Madrasah Ilahi sucikan hati. Bulan penuh berkah ni merupakan kesempatan berharga bagi seorang muslim untuk memperbaiki kualitas diri. Ia adalah madrasah ilahi untuk menempa iman, moral dan spiritual. Ia ibarat tangga yang digunakan untuk  menggapai puncak ketakwaan. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ada nilai filosofis di balik ibadah puasa. Seluruh ibadah pada hakekatnya … Baca Selengkapnya Ramadhan, Madrasah Ilahi Sucikan Hati

Tiga Virus Takfir

  An-Najah.net– Mengapa hari ini memastikan kekafiran orang lain menjadi begitu penting bagi sebagian orang? Pertanyaan itu kerap menggelitik pikiran melihat fenomena takfir, seringkali asal-asalan dan dilakukan oleh oknum yang tak punya kompetensi ilmiah, yang semakin merebak bak cendawan di musim hujan. Ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Pertama, virus itu menumpang semangat mengobarkan jihad. Bukankah api … Baca Selengkapnya Tiga Virus Takfir

Merdeka, Sudahkah?

Bulan Agustus ini bangsa Indonesia merayakan kemerdekaan. Sebuah status yang diraih setelah 350 tahun dijajah Belanda, selama beberapa tahun oleh Inggris, dan 3,5 tahun oleh Jepang. Pesta pora dan sukaria selalu mengiringi perayaan kemerdekaan. Namun merenungkan kembali makna kemerdekaan sangat penting untuk dilakukan. Merdeka dalam Islam bukan sekedar bebas dari penjajahan bangsa lain. Apalagi sekedar … Baca Selengkapnya Merdeka, Sudahkah?

Traktat London, Garis Ilusi Pemutus Tali Ukhwah Islamiah

Setahun sebelum Pangeran Diponegoro memulai perlawanan pada Belanda dan mengobarkan  Perang Jawa, Belanda dan Inggris menyepakati Traktat London. Traktat Belanda-Inggris tahun 1824 itu secara resmi membelah dua kawasan, Malaya (Malaysia dan Singapura kini) yang dijajah Inggris dari Hindia Belanda yang dijajah Belanda. Kedua kawasan yang dibelah traktat itu kelak akan menjadi Indonesia yang mewarisi Belanda … Baca Selengkapnya Traktat London, Garis Ilusi Pemutus Tali Ukhwah Islamiah