Browse By

Category Archives: Majalah

Islam Spirit Jiwa Raga Umat islam

Islam Spirit Jiwa Raga Umat Islam

An-Najah.net – Islam adalah dienullah yang istimewa. Tidak ada yang mampu menandinginya dalam semua sisi. Baik kemanusiaan, ketuhanan, social, politik, peribadatan, akhlak, dan syari’at lainnya. Sementara ideologi, keyakinan dan dien selain Islam, terbukti mengalami banyak kecacatan dalam hal-hal tersebut. Spirit Filosofi Islam Islam (الاسلام) berasal

Thaghut lagi ramai dibicarakan

Mendadak Thaghut Ramai

Oleh: Akrom Syahid [Pimred Majalah An-Najah ِAn-Najah.net- Toghut. Taghut. Thaghut. Jagad dunia maya lagi ramai memperbincangkan ceramah salah seorang ustadz muda. Ustadz yang berinisial MT itu menyebut istilah yang sangat sensitive. Yaitu thaghut. Ia menyebut, bahwa pemerintah sekarang adalah thaghut. Dan beberapa poin lainnya yang

Ilustrasi ; Pasukan Diponegoro

Jihad Jalan Juang Mengusir Penjajah

An-najah.net – Terusirnya penjajah dari nusantara ini tidaklah mudah, seperti membalik telapak tangan. Namun, dengan pengorbanan harta, jiwa dan raga bahkan nyawa ikut dikorbankan. Sehingga banyak yang menjadi syuhada, sebagai bukti akan keislaman mereka. Penjajah demi penjajah datang silih berganti. Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris dan

Sultan Ngabdulkamid Herucokro Amirul Mukminin Panatogomo Jowo

Khilafah, Inspirasi Perlawanan di Nusantara

An-Najah.net – Sejarah Indonesia adalah sejarah Islam. Kemerdekaan NKRI, tidak bisa dipisahkan dari perjuangan dan jihad umat Islam. Sebab, Islam dan syari’at Islam-lah yang menjadi ruh pengorbanan putra-putri bangsa ini. Para sejarawan menulis, Indonesia, baru disebut modern, tatkala dakwah Islam berkembang di Nusantara. Tepatnya, saat

Ilustrasi ; Diponegoro, peran islam

Tanpa Islam Indonesia Tiada

An-Najah.net – Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW memperingatkan umatnya, khususnya yang hidup sepeninggal beliau tentang kondisi memperihatikan yang akan menimpa umat ini; “Hampir tiba suatu masa dimana berbagai kaum mengepung kalian, bagaikan orang-orang yang lapar mengerumuni hidangan mereka.” Maka seorang sahabat Nabi  bertanya, “Apakah karena

Bahaya Laten Komunisme Gaya Baru

Mewaspadai Metamorfosis Ideologi Komunisme

An-najah.net – Banyak orang menyangka PKI telah terkubur bersamaan dengan keluarnya TAP MPRS No. XXV/1966, yang menetapkan bahwa PKI dan organisasi bawahannya adalah partai terlarang. Padahal fakta membuktikan, orang-orang PKI dan keturunannya masih ada. Mereka bergerilya memperjuangkan ideologinya. Komunisme belum mati. Ibarat ilalang, setiap kali

Partai Komunis Indonesia (Sumber : Wikipedia)

Komunisme, Ancaman Bagi Seluruh Agama

An-Najah.net – Apa yang terbayang dalam pikiran Anda, ketika mendengar atau membaca kata PKI-Komunisme-Sosialisme, atau Marxisme?. Mungkin, bayangannya adalah anyir darah, teriakan semangat yang mengguncah semangat, atau bisa jadi yang terbayang adalah pembantaian yang kejam terhadap ulama, santri, dan para pejabat. Tapi, ini hanya bayangan

Komunisme di Indonesia

Sejarah Munculnya Komunisme di Indonesia

An-Najah.net – Komunisme adalah paham atau ideologi (dalam bidang politik) yang menganut ajaran Karl Marx dan Fredrich Engels, yang hendak menghapuskan hak milik perseorangan dan menggantikannya dengan hak milik bersama yang dikontrol oleh negara. Demikianlah Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan apa itu komunisme. Meski singkat

Infaq fisabilillah

Menginfaqkan Yang Terbaik Untuk Perjuangan

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنْفِقُونَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيهِ إِلَّا أَنْ تُغْمِضُوا فِيهِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ  Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan

Rohingya, Bangsa Muslim yang Terlantar

Rohingya, Bangsa Muslim yang Terlantar

An-najah.net – Sebenarnya, menurut catatan beberapa pemerhati konflik Rohingya, tragedi pembersihan etnish oleh kaum Budha tidak sekedar terjadi pada umat Islam Rohingya. Etnis lain yang tinggal di Burma, juga mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi dari pemerintahan Budha Myanmar. Misalnya etnis Chin, Kachin, ataupun Karen. Diantara