Dua Kali Tak Hadiri Sidang, Gugatan Syiah Dianggap Tidak Serius

sidangJAKARTA (annajah) – Gugatan yang diajukan oleh penganut Syiah Teguh Sugiharto kepada Presiden SBY, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan MUI Jawa Timur hari ini berlanjut di PN Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada.

Agenda sidang yang masih berada dalam tahap mediasi ini rupanya gagal, sebab pihak penggugat tidak hadir walau sudah ditunggu hingga pukul 13.00 WIB.

Tim Kuasa Hukum MUI Jawa Timur, Syamsul Huda Yudha kepada An-najah.net, Selasa (25/06) mengatakan, ” Sidang mediasi akhirnya gagal karena penggugat tidak hadir walau sudah ditunggu hingga jam 1. Untuk sidang selanjutnya memasuki pemeriksaan perkara dan akan diberitahukan melalui surat panggilan,” ujarnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum MUI Jatim lainnya, Syarif Hidayatullah yang berada di PN Jakpus mengatakan pihak penggugat tidak serius dalam mengajukan gugatannya. Hal ini terlihat dalam ketidakseriusannya dalam menghadiri persidangan.

“Pada sidang pertama (penggugat) tidak hadir, sidang kedua hadir, sidang ketiga tidak hadir, ini mau gugat beneran atau hanya main-main?” tanyanya tegas.

Lebih lanjut lagi Syarif menegaskan bahwa ketika seseorang ingin mengajukan gugatan, apalagi yang digugatnya adalah Presiden Indonesia, Gubernur Jawa Timur dan MUI Jawa Timur, maka harus serius untuk memperjuangkan haknya jika memang ada haknya yang dilanggar.

“Tentunya penggugat dari awal merasa ada hak yang dilanggar ketika mengajukan gugatan, sehingga harus serius, jangan main-main,” ujar Syarif. [fajar/an-najah]