Lelah Berpisah Rindu Bersatu

edisi 164_Lelah berpisah rindu bersatu

Puji syukur kepada Allah. Dzat yang menurunkan Al-Quran sebagai petunjuk jalan kebenaran. Dan menjadikan sunnah Nabi sebagai pedoman amal perbuatan. Shalawat dan salam terlimpah kepada nabi agung Muhammad SAW. Manusia terbaik yang menjadi suri teladan. Teriring juga kepada para ahlu baitnya, para sahabat dan pengikut-pengikut sunnahnya hingga hari pembalasan. Amma ba’du;

Pembaca yang berbahagia.

Anda pasti pernah mendengar filosofi sapu lidi. Bahwa, lidi-lidi yang terserak tak memiliki arti. Sangat mudah dipatahkan. Ketika lidi-lidi itu diikat menjadi satu baru memiliki daya dan fungsi. Jika lidi merupakan kekuatan, tali pengikatnya adalah persatuan.

Filosofi sapu lidi kerap kita dengar sebagai nasehat tentang pentingnya persatuan. Sederhana memang. Namun pesan yang dikandungnya sangat krusial. Bahkan konon, dengan cara seperti itulah Gengiz Khan memberi wasiat kepada anak-anaknya, sesaat sebelum ajal menjemput.

Baca juga: Pemimpin Islam Vs Diktator Jahiliyah

Pesan persatuan menjadi nilai luhur yang diterima semua kalangan. Bahkan kebenarannnya selalu relevan sepanjang waktu. Inilah mengapa Islam sangat menekankan tentang pentingnya persatuan.

Sangat banyak ayat Al-Quran yang membimbing umat Islam untuk bersatu dan menghindari perpecahan. Bahkan, Anda akan menemukan ‘persatuan’ sebagai salah satu maqashid atau tujuan di balik syariat-syariat Islam.

Inilah mengapa pada edisi kali ini An-Najah mengangkat topik tentang persatuan. Sebagaimana kita ketahui, umat sudah lelah dengan perpecahan. Semua elemen masyarakat rindu untuk bersatu. Semoga kita menjadi saksi untuk melihat momen membahagiakan tersebut.

Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam bis shawab.