Wajah Pemimpin Akhir Zaman

edisi 167
Wajah pemimpin Akhir Zaman

Alhamdulillah rabbil alamin. Kalimat puji dan syukur kita haturkan kepada Allah SWT. Atas limpahan nikmat dan maunah-Nya kepada kita. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada nabi agung Muhammad SAW. Teriring pula kepada para sahabat, tabiin, tabiut tabiin dan para pengikut jalan lurusnya hingga akhir zaman. Amma ba’du:

Sebagian kalangan mengatakan baik-buruknya negeri tergantung rakyat. Ketika kondisi negara carut marut, jangan arahkan jari telunjuk kepada para penguasa. Mereka hanya cerminan kondisi rakyat. Rakyatlah yang seharusnya mengoreksi diri.

Baca juga: Pemimpin Islam Vs Diktator Jahiliyah

Sebagian lain berteori sebaliknya. Justru para pemimpin itulah tolak ukur kebaikan satu negeri. Jika pemimpin baik, rakyat otomatis baik. Saat pemimpin buruk, rakyat ikut buruk pula. Ketika para pemimpin hanya sibuk dalam urusan duniawi, rakyat akan ikut seperti itu. Apa yang digandrungi para penguasa itu pula yang diminati rakyat jelata.

Pembaca yang dirahmati Allah

Dua teori ini mewakili dua arus opini dalam tubuh umat Islam. Meski berseberangan tapi sama-sama menjatuhkan kesalahan kepada salah satu pihak saja. Bagaimana jika diambil jalan tengah. Bahwa semuanya harus baik. Rakyat maupun penguasa diatur dan ditata secara Islami. Semuanya saling bertanggung jawab. Minimal pada  amanah masing-masing.

Baca juga: Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kehancuran

Maka ketika penguasa melenceng atau berlaku zalim, rakyat akan mengingatkan. Sebaliknya rakyat juga siap dikoreksi dan diluruskan sesuai aturan Islam.

Inilah kondisi ideal dalam urusan kepemimpinan. Satu titik target yang ingin kita digapai. Meskipun banyak yang pesimis. Terutama di akhir zaman, satu masa yang badai fitnah datang bertubi-tubi.

Harapan akan tegaknya Islam akan selalu bersemi. Sebagaimana doa yang kerap dibaca usai shalat dan ketika khatib di atas mimbar. “Wajalna lil muttaqiyna imama. Jadikan kami pemimpin untuk orang-orang yang bertakwa.”

Baca juga: Sumber Petaka Akhir Zaman

Pada edisi kali ini, kami mencoba mengulas kembali tentang kepemimpinan. Selamat membaca semoga bermanfaat.