Cinta Nabi Loyalitas Tanpa Batas

edisi 169
CInta Nabi Loyalitas Tanpa Batas

Alhamdulillah. Kalimat puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT. Atas nikmat iman dan hidayah Islam. Yang hingga hari ini masih menyatu di jiwa-jiwa kita. Shalawat teriring salam semoga terlimpahkan kepada nabi junjungan kita, Rasulullah SAW. Sosok teladan yang kita cinta melebihi keluarga dan nyawa kita. Amma ba’du:

Pembaca yang berbahagia.

Sedih dan geram. Perasaan ini mungkin bercampur aduk di hati kita. Saat menyimak penggalan video salah satu muballigh menceritakan Nabi SAW sebagai humor.

Baca juga : Merawat Hidayah Di Zaman Fitnah

Sudah selayaknya umat Islam geram. Sosok yang paling dipuji atas jasa-jasanya menyampaikan risalah Islam ini dijadikan bahan untuk memancing gelak tawa. Padahal, tanpa jasa beliau mungkin kita tidak dapat hidayah Islam.

Kita pun menyimpan rasa sedih. Ketika penistaan itu dilakukan seseorang yang mengaku umat Nabi Muhammad SAW. Ironis memang. Umat yang seharusnya membela kehormatan beliau. Yang semestinya paling cepat menyambut seruannya, justru merendahkan martabatnya.

Namun itu realita ini yang terjadi. Mari jadikan kasus ini sebagai pelajaran dan bahan refleksi. Agar senantiasa berhati-hati dan tidak mengumbar kata-kata. Terutama jika terkait tentang agama. Segala hal terkait syariat dan simbol-simbol Islam bukanlah materi guyonan. Terkait erat dengan status keimanan.

Baca juga: Wajah Pemimpin Akhir Zaman

Pembaca budiman

Selain tentang penistaan Nabi SAW, perhatian umat kembali terfokus ke Uighur. Tidak ada yang menyangka komentar seorang atlet sepak bola berdampak luas. Hingga menjadi trending topic di negara kita.

Kita berharap dari perhatian ini muncul kesadaran. Kemudian menjadi aksi nyata dukungan kepada saudara-saudara kita bangsa Uighur. Yang paling minimal dengan doa. Kemudian terus menghangatkan tema ini dengan fakta dan data. Bukan dengan narasi hoax yang dibuat-buat. Agar derita bangsa uighur tidak tenggelam dengan tema-tema receh yang menarik tapi tidak penting.

Semoga Allah memberi kemudahan atas upaya kita semua.