Menjadi Umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam

edisi 170
Menjadi Umat Nabi Muhammad

Alhamdulillahi wa kafa. Wasshalatu wassalamu ala Rasulinal musthafa. Tsumma ala alihi wa ashabihi alladzina hum ashabul huda. Amma ba’du:

Semua orang dapat mengaku sebagai pengikut Nabi SAW. Semua orang juga boleh menyatakan mengidolakan Nabi SAW. Juga mengikrarkan diri sebagai pembela Nabi SAW yang sebenarnya. Semua itu sah-sah saja.

Tapi harus diinggat bahwa teori iman itu sederhana. Iman itu kombinasi keyakinan, pernyataan dan perbuatan. Ketiganya satu kesatuan. Satu bagian yang diabaikan menjadi indikasi cacat iman.

Baca juga: Merawat Hidayah Di Zaman Fitnah

Rumus ini pun berlaku dalam iman kepada Rasulullah SAW. Ketiga faktor di atas harus digenapi.

Maka ketika seseorang lantang berkata, “saya umat Rasulullah SAW”. Tapi belum yakin apakah sistem khilafah layak diterapkan di masa kini, di negeri multi kultur yang menjunjung tinggi toleransi. Maka imannya kepada Rasulullah SAW pasti belum sempurna. Bukankah khilafah itu merupakan sistem kepemimpinan yang Rasulullah SAW wariskan?

Pembaca rahimakumullah

Kalimat tauhid yang kita ucapkan setiap hari sebenarnya terdiri dari dua bagian pengakuan; syahadat tauhid dan syahadat rasul. Syahadat tauhid berisi pengakuan akan rububiyyah Allah. Bagian syahadat kedua merupakan pengakuan bahwa Nabi Muhammad rasul utusan Allah terakhir.

Iman kepada Rasulullah SAW itu sederhana. Yaitu memebenarkan risalahnya, menaati perintah dan menjauhi larangannya, dan menjalankan syariat yang dibawanya.

Baca juga: Cinta Nabi Loyalitas Tanpa Batas

Namun, prinsip yang jauh dari kata rumit ini justru tidak kita temukan secara ideal dalam kehidupan nyata. Indikasinya pun mudah dibaca. Banyaknya orang yang mengaku umat Nabi SAW, namun menolak syariat yang beliau ajarkan. Ada yang tidak singkron antara lisan dan kenyataan.

Inilah salah satu faktor yang mendorong kami untuk mengangkat tema tentang Syahadat Rasul. Untuk mengajak kembali memahami maksud kalimat muhammad Rasulullah. Lalu menerapkannya dalsm kehidupan nyata.

Semoga kita termasuk golongan umat rasulullah yang beliau akui. Yang bisa kita buktikan saat berada di haud beliau nanti. Amin ya rabbal alamin. Wallahu Ta’ala ‘Alam