FAO; ICC Sentral Penyebaran Syiah di Indonesia

Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Farid Ahmad Okbah
Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Farid Ahmad Okbah

Jakarta (An-najah.net) – Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Farid Ahmad Okbah membeberkan sejumlah strategi penyebaran Syiah di Indonesia, di depan perwakilan Komisi VIII DPR RI.

Menurutnya, sentral koordinasi dari semua kegiatan penyebaran Syiah tersebut berada di Islamic Cultural Center (ICC) yang berada di bawah Kedutaan Besar Iran.

“Strategi nomor lima, mempublikasikan setiap wacana keislaman yang konstruktif dan revolusioner dalam berbagai bentuknya,” kata Ustad Farid Okbah di Gedung DPR Jakarta, Rabu (04/02).

Langkah tersebut, lanjut Ustadz Farid, bisa dilakukan oleh perorangan, kelompok maupun lembaga. Bahkan, negara pun bisa turut serta di dalamnya, karena memang Iran telah menetapkan untuk mengekspor revolusinya yang berlandaskan Syiah.

Upaya penyebaran paham Syiah juga dilakukan dengan menyebarkan pamflet, poster, stiker, dan iklan layanan masyarakat. Selian itu mereka juga membangun jaringan antarlembaga ahlul bait, yang berarti itu merupakan lembaga keagamaan Syiah, baik dalam maupun luar negeri.

Pengadaan dan pengiriman mubaligh-mubaligh Syiah ke daerah-daerah juga menjadi program utama mereka.

“Bayangkan ini, tugas dia ini (ICC) seperti negara dalam negara. Ini intervensi yang luar biasa,” tegas ulama yang telah mengamati perkembangan Syiah sejak tahun 80-an.

Islamic Cultural Center (ICC) adalah lembaga budaya adalah yang menjadi corong pemerintah Iran di Indonesia. Lembaga yang beralamatkan di Jalan Buncit Raya Kav. 35 Pejaten Barat tersebut berada di bawah Kedutaan Besar Iran. (Anwar/kiblat/annajah)