FAO ; Waspadai Syiah Sudah Masuk Istana Negara!

FAO ; Buku terindikasi Syiah
FAO ; Buku terindikasi Syiah

An-Najah.net – Ada catatan bagi Jokowi, yang telah membukakan jalan bagi Syiah. Hal ini disampaiakan Ust. Farid Ahmad Okbah (FAO) saat dihubungi wartawan An-Najah via telepon, beliau menuturkan mengenai buku “57 Khutbah Jum’at” yang diterbitkan oleh lembaga Islam Integral, yang terindikasi ajaran dan pemahaman Syi’ah.

“Ternyata di dalamnya terindikasi pemahaman ajaran Syiah yang dinilai menyimpang. Serta pelaksana-pelaksana dalam buku itu, ada pemahaman-pemahaman Syiah yang mengarah kepada ajaran Syiah yang terselubung”, ujarnya kepada wartawan an-Najah.

Beliau menambahkan, “Dan untuk saat ini yang beraksi baru daerah Jember, yang seharusnya ini adalah reaksi Nasional. Dan ini juga catatan bagi Jokowi, yang telah membukakan jalan bagi Syi’ah.” ujarnya.

Beliau melanjutkan, Hal ini bahaya sekali karena Syi’ah sudah masuk Istana Negara, yang nantinya akan mengarahkan wacana umat Islam lewat buku itu. Dengan porsi kepentingan Syi’ah dan dakwahnya, dan nantinya akan menyesatkan umat Islam Indonesia. Dan ini harus ada reaksi dari umat Islam, sehingga harus ditarik dari peredaran.

Ulama dari Bekasi ini menegaskan buku “57 Khutbah Jum’at” itu tidak ilmiyah. Untuk itu umat Islam harus bersegera menuntut agar buku itu dicabut dari peredaran. Karena membahayakan umat islam.

“Dan buku itu tidak Ilmiyyah dan tidak jelas dan tidak ada refrensinya, karenanya umat Islam harus bereaksi agar buku tersebut dicabut dari peredaran. Bukan hanya dari kota Jember namun seluruh umat Islam yang di sana ada buku tersebut.” Ujarnya mengakhiri tanggapannya mengenai 57 Khutbah Jum’at yang terindikasi ajaran adan pemahaman Syi’ah.

Reporter: Mas’ud, Ibnu

Editor : Abu Mazaya