Film Pelecehan Islam Dari Iran Gegerkan Tunisia

Tunisia baru-baru ini digemparkan dengan Film Kartun Iran yang kontroversial dan melecehkan Islam.

Hal ini diberitakan oleh salah satu situs Tunisia pada Sabtu, 8 Oktober 2011. Situasi Tunisia yang sedang kacau, tambah memanas lagi dengan gerakan-gerakan yang menjunjung tinggi Islam dan simbolnya.

Film kartun yang berjudul “Persepolis” ini dipublikasikan oleh Nessma TV, salah satu stasiun televisi channel di Tunisia.

Film disutradarai oleh Marjan Satrapi itu menceritakan gadis Iran bersama keluarganya yang bebas hidup dalam suasana revolusi. Khomeini memelopori revolusi tersebut pada tahun 1979 untuk menumbangkan Syah Muhammad Reza Pahlevi, ia merasa tertekan di bawah sistem “Islam.”

Aktivis mahasiswa pun mengutuk saluran televisi tersebut melalui situs jaringan sosial dan memberikan gugatan terhadap mereka karena menghina perasaan warga Tunisia atas nama kebebasan. Warga Tunisia biasa yang bukan aktivis juga angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa kebebasan berekspresi dijamin di Tunisia, terutama setelah revolusi, tetapi tidak dengan melanggar dan menodai simbol-simbol suci agama.

Channel yang menayangkan film tersebut juga menampilkan film berseri Iran bulan Ramadhan lalu. Meskipun menuai gugatan dari sekelompok pengacara, film tersebut tetap tayang.

Memang Film yang mengisahkan kondisi di negeri Persi tersebut mengangkat situasi keluarga yang bebas di tengah-tengah situasi politik yang memakai sistem Islam versi Syi’ah. Namun hal ini menjadi sangat berbahaya karena memberika stigma segala bentuk negara yang berasaskan agama.