FPI Makasar Bubarkan Peringatan Asyura yang Dihadiri Jalaludin Rahmat

MAKASSAR (an-najah.net) – Sekitar seratus anggota Front Pembela Islam (FPI) Sulawesi Selatan mendatangi gedung Graha Pena, di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (23/11/2012) sekitar pukul 22.30 WITA malam tadi. Massa FPI mencoba membubarkan peringatan Asyura yang diselenggarakan salah satu kelompok Syiah di Makassar.

Peringatan Asyura yang diselenggarakan Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) untuk memperingati gugurnya cucu Nabi Muhammad, Imam Husein Bin Ali yang tewas di Karbala pada 10 Muharram di abad pertama tahun hijriyah. Peringatan itu menghadirkan pentolan IJABI, Prof Jalaluddin Rakhmat.

Aksi massa FPI Sulsel yang hendak merangsek masuk ke lantai II Graha Pena berhasil dihalau oleh seratusan anggota Polsek Panakukang dan Satuan Brimob Polda Sulsel yang bersenjata lengkap. Sempat terjadi insiden saling lempar antara massa FPI dan kelompok Syiah, namun berhasil diredam oleh aparat.

Massa FPI yang datang berusaha membubarkan peringatan Asyura ini, merasa emosi dengan hadangan aparat keamanan kemudian merusak baliho-baliho milik kelompok Syiah yang dipajang di areal parkiran depan Graha Pena.

Setelah melalui proses negosiasi oleh aparat, akhirnya massa FPI Sulsel memilih membubarkan diri dan kembali ke markasnya, di jalan Sungai Limboto, Makassar. Tidak ada anggota FPI yang diamankan dalam peristiwa ini.

Syiah subur di Makasar

Sebelumnya, sepekan yang lalu (5/11), ratusan Massa Front Pembela Islam (FPI), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dan Wahdah Islamiyah beserta sejumlah Mahasiswa Islam mendatangi kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar untuk menolak acara seminar Internasional “Persatuan Dunia Islam” yang diadakan oleh UMI Makassar bersama Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia.

Belakangan ini, Makasar sudah menjadi lahan yang subur bagi penyebaran aliran sesat yang digencarkan oleh Ikatan Jamaah Ahlul Bait (IJABI), sebuah organisasi syiah yang dipimpin oleh Jalaluddin Rakhmat. Namun, aktivitas Syiah di Makasar sering mendapat kecaman dan aksi protes dari ummat Islam yang merasa resah dengan gencarnya penyebaran ajaran mereka (syiah-red). [fajar]

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.