FS3I Adakan Daurah Ilmiah Bahas Tuntas Siapa Khawarij

U&stadz Anung El-Hamat, FS3I (Forum Studi Sekte-Sekte Islam)
Ustadz Anung El-Hamat, FS3I (Forum Studi Sekte-Sekte Islam)

JAKARTA (An-najah) – Forum Study Sekte-Sekte Islam (FS3I) bekerjasama dengan DKM Masjid Ukhuwah Islamiyah Universitas Indonesia Depok pada Sabtu, 20 April 2013 dengan lancar telah mengadakan dauroh ilmiah sehari dengan tema “Siapa Khawarij” dan “Dakwah Salaf mengajak kemana”. Peserta yang hadir cukup antusias mengingat pentingnya tema dauroh kali ini.

Banyak terjadi fitnah di akhir zaman baik berupa fitnah pemikiran maupun hawa nafsu sehingga menjadi sulit bagi umat akhir zaman ini untuk membedakan mana yang hak dan mana yang bathil. Hal ini terjadi karena umat Islam jauh dari Al-Quran dan As-Sunnah sehingga banyak dari umat ini menempuh jalan yang menyimpang dari apa yang ditempuh oleh salafush shalih. Oleh karena itu FS3I sebagai forum kajian bagi umat Islam berusaha menjadi fasilitator bagi umat ini untuk mengkaji berbagai aliran dan pemikiran sehingga umat Islam bisa bersatu menempuh jalan sesuai yang diharapkan Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya.

Pada sesi yang pertama untuk dauroh kedua ini kembali ustadz Anung Al-Hamat,Lc., M.Pd.I menyampaikan ilmu dan hasil studi beliau tentang sekte-sekte dalam Islam. Kali ini beliau membahas tentang Khawarij. Dengan mengumpulkan dari beragam literatur baik perkataan para ulama Ahlus Sunnah maupun kitab-kitab mereka ustadz berusaha menyampaikan kajian seobjektif mungkin tanpa ragu-ragu. Beliau memaparkan tentang ciri-ciri khawarij dan sejarah munculnya kelompok sesat ini.Serta meluruskan kekeliruan sebagian kalangan yang terlalu mudah memvonis dengan label Khawarij kepada pegiat syariat Islam. Setelah sesi tanya jawab, kemudian beliau menutup sesi pertama ini dengan quisioner agar acara lebih semarak.

Selesai melaksanakan ibadah shalat dhuhur dan istirahat dimulailah sesi kedua dengan tema manhaj salaf. Kembali FS3I menghadirkan seorang ustadz yang kompeten dalam dakwah salaf yaitu ustadz Oemar Mita

Karena terbatasnya waktu maka ustadz berusaha menyampaikan point-point penting dalam dauroh kali ini dengan singkat. Kemudian pada akhir acara banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta dauroh sehingga ustadz harus menjawab semua pertanyaan dengan singkat dan jelas. Dan ternyata peserta tetap semangat dalam mengikuti dauroh kali ini sampai penghujung acara. [Abu Royyan/an-najah]