Gadis Bercadar Di Perancis

cadar
cadar

An-Najah.net – “Saya seorang gadis Perancis, bukan seorang imigran Arab”. Setelah memilih ‎bahan makanan di Supermarket, ada seorang gadis bercadar berdiri di antrian untuk membayar. ‎Setelah beberapa menit, gilirannya membayar di meja Kasir.‎

Cadar Bukanlah Sumber Permasalahan

Perempuan kasir yang tidak berhijab mulai menghitung barang belanjaan si gadis yang bercadar ‎satu per satu. Dan kemudian dia (si kasir) menatapnya dengan sombong dan berkata, “Kami ‎mempunyai banyak masalah di Perancis,… cadarmu adalah salah satu di antaranya!‎

Kami Imigran (orang yang datang dari negara lain) datang kesini untuk bekerja dan tidak ‎menunjukkan agama atau asal usul kami. Jika ingin memperlajari agama dan memakai cadar ‎kembalilah ke negara Arab dan lakukan yang kau inginkan.” Si gadis bercadar memasukkan ‎belanjaanya ke dalam tas kemudian melepas cadarnya.‎

Perempuan kasir itu terguncang! Gadis bercadar dan bermata biru itu mengatakan, “Saya seorang ‎gadis Perancis, bukan seorang Imigran Arab. Ini adalah negaraku dan saya Muslim. Anda terlahir ‎muslim, namun menjual din (agama) anda untuk urusan dunia, sementara saya membelinya dari ‎Anda.” (Abdullah bin Abdurrahman, Golden Stories, cet. 1, hal. 46)‎

Ini adalah fakta! Banyak muallaf memiliki iman lebih kuat daripada seseorang yang muslim sejak ‎lahir. Subhanallah!‎
Bukankah Allah telah berfirman:‎

وَإِن تَتَوَلَّوْا۟ يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوٓا۟ أَمْثَٰلَكُم

‎“…dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan ‎mereka tidak akan seperti kamu (ini). (Q.S Muhammad: 38)‎

Memang benar, Islam datang dalam keadaan asing. Dan dia akan kembali asing sebagaimana ‎kedatangannya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing tersebut. Wallahu ‘alam

Editor: Ibnu Jihad