Harakat Ansar Iran, Jihadis Sunni di Iran Tewaskan 20 Tentara Revolusi

TEHERAN (an-najah.net) – Sebuah operasi syahid mengguncang kota Chabhar, Iran, pada 19 Oktober kemarin. Organisasi jihad sunni bernama Harakat Ansar Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang telah menewaskan 20 orang Tentara Garda Revolusi Syi’ah itu. Dalam rilisannya mereka mengatakan bahwa salah satu personel mujahidin Harakat Ansar Iran bernama Hamza Saravani melakukan operasi mati syahid, sebagai bentuk pembalasan atas semua penganiayaan yang dilakukan oleh pemerintah Syi’ah Iran terhadap minoritas Sunni di sana selama beberapa dekade terakhir.

Pemerintah Iran tercatat telah menahan sebanyak 164.226 tahanan Sunni. 163.526 diantaranya adalah para penduduk sipil, dengan 3, 5 % darinya adalah wanita. Sedangkan sisanya sebanyak 700 orang adalah dari kalangan mujahidin.

 

Siapakah Harakat Ansar Iran?

Seperti yang dilansir dalam situs blognya, Harakat Ansar Iran adalah front jihad terdepan dalam melawan pemerintah kafir Syi’ah Rofidhoh di Iran. Organisasi jihad yang dipimpin oleh seorang komandan mujahid bernama Abdul Malik Maloch ini memiliki tujuan sebagai berikut :

1. Untuk melindungi minoritas Sunni Iran yang ditindas oleh Rezim Pemerintah Syi’ah Iran.

2. Memukul orang-orang Syi’ah Iran di negaranya sendiri, dengan target merusak perekonomiannya, keuangannya, dan kemampuan militernya (salah satunya adalah semua bentuk kontribusi Iran yang membantu Rezim Suriah dalam membantai rakyatnya).

3. Menerapkan kembali Syariah Islam di daerah-daerah yang telah di kuasai oleh Mujahidin.

4. Dengan ijin Allah, merebut kembali Iran ke dalam pangkuan umat Islam.

Semoga Allah memberikan taufiq kepada Mujahidin untuk memenuhi tujuan-tujuan mulianya. Allahu Akbar!! [shoutussalam/fajar]