Harits Abu Ulya; Jika Syiah Benar Serang Az Zikra, Itu Bunuh Diri

Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya
Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya

Jakarta (An-najah.net) – Penyerangan dan Penculikan terhadap Majelis Az Zikra tidak bisa dibenarkan secara syari’at agama dan konteks hukum. Jika penyerangan di kompleks perumahan Az Zikra pimpinan Ustadz Arifin Ilham benar terbukti dari kelompok Syiah, maka kelompok Syiah telah melakukan bunuh diri.

Penegasan itu disampaikan Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya kepada intelijen (17/02).

Menurut Harits, jika benar kelompok Syiah pelaku penyerangan di Az Zikra hal itu akan mengkristalkan resistensi umat Islam yang mayoritas Sunni di Indonesia. “Apa yang mereka lakukan makin mengkristalkan resistensi umat Islam yang mayoritas sunni di Indonesia,” jelas Harits.

Harits menambahkan, insiden penyerangan itu menunjukkan bagaimana kelompok Syiah sebagai minoritas, berani melakukan suatu hal yang kontraproduktif dengan sosial politik masyarakat dan dalam konteks hukum.

“Jelas itu tindakan pidana, sehingga aparat keamanan harus menyelesaikan dan menuntaskan serta memberikan hukuman yang setimpal, kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi semua orang. Jadi cara-cara seperti itu tidak dibenarkan secara syariat agama maupun konteks hukum,” paparnya.

Harits, meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku penyerangan itu. “Seharusnya penegak hukum bisa langsung merespon, karena jelas persoalannya itu tindakan pidana dan harus ditindak secara tegas,” pungkas Harits.(Anwar/intelejen/annajah)