HASI Salurkan Bantuan Untuk Pengungsi Rohingnya Di Aceh

Bantuan HASI untuk pengungsi Rohingnya
Bantuan HASI untuk pengungsi Rohingnya

Aceh (An-najah.net) – Derita pengungsi rohingnya, derita umat islam lainnya. Bencana kemanusian tengah dialami para pengungsi rohingnya. Mereka terombang-ambing ditengah lautan, disebabkan kehabisan bahan bakar.
Menurut relawan HASI di Langkat, 15-18 Mei 2015 – Kabar tibanya ribuan pengungsi Rohingya di sepanjang pantai timur provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah Indonesia, kabar ini pun langsung menjadi isu dunia internasional.
Menanggapi hal tersebut Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) segera menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada para pengungsi Rohingya. Lokasi penyaluran bantuan tanggap darurat yang disalurkan HASI difokuskan bagi para pengungsi yang terdampar di pantai Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Ia menambahkan para pengungsi yang ditemukan nelayan bernama Rusli warga Pangkalan susu pada koordinat 05 04′ 50″ LU dan 09 82′ 50″ LS, mereka berjumlah 96 orang terkatung-katung dengan 4 perahu kayu sederhana yang kehabisan bahan bakar. Setelah dievakuasi oleh para nelayan, mereka ditampung di Puskesmas Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. Para pengungsi yang terdampar di Pangkalan Susu ini luput dari perhatian media sehingga kurang mendapatkan perhatian.
HASI menyalurkan bantuan kepada para pengungsi berupa makanan yang kita sediakan untuk mereka 3 kali sehari selama di tampung di Puskesmas Pangkalan Susu. Untuk pelayanan kesehatan para pengungsi ditangani oleh para tenaga medis Puskesmas Pangkalan Susu. Salah satu hambatan yang dialami warga dan relawan kami di lapangan adalah kesulitan komunikasi karena para pengungsi tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris atau Melayu.
Pada pagi hari Selasa (19/5) para pengungsi ini dipindahkan ke penampungan imigrasi kota Medan atas kerjasama aparat pemerintah setempat dan International Organization of Migration (IOM).
Sementara itu hari ini (20/5) HASI baru menerima kabar bahwa pagi tadi sekitar 500 orang pengungsi Rohingya baru saja di selamatkan oleh nelayan dari lautan lepas di kawasan pantai Kuala Julok, Aceh Timur. Sampai kabar ini kami sampaikan, 500 orang pengungsi Rohingya di Kuala Julok belum mendapatkan bantuan yang cukup baik dari aparat pemerintah setempat maupun lembaga-lembaga kemanusiaan.
HASI mengajak kepada kaum muslimin untuk membantu saudaranya. “Saatnya kita menunjukkan kepedulian kepada saudara kita dari Rohingya. Segera lakukan amal sholih berupa bantuan yang mereka perlukan” ungkap relawan di langkat, Sumatera utara.(Anwar/annajah/hasi)