Iblis Menggoda Dari Empat Arah

Iblis Nenek moyang Syetan

An-Najah.net – Permusuhan iblis kepada manusia terus berlangsung hingga hari kiamat. Semenjak terusir dari jannah, ia bersumpah untuk menyesatkan seluruh anak Adam dari jalan yang lurus. Iblis dan pengikutnya selalu meningkatkan keterampilan mereka dalam menggoda manusia. Sumpah iblis ini diabadikan dalam Al-Qur’an;

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ . ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ

“Iblis berkata: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (QS. Al-A’raf : 16 – 17).

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, “Kemudian aku (iblis) mendatangi mereka dari depan”. Maksudnya: Iblis akan membuat manusia ragu akan permasalahan akhirat (Min baini Aidihim). “Dari belakang mereka” maksudnya membuat mereka cinta kepada dunia (Wa Min Kholfihim). “Dari kanan” maksudnya urusan-urusan agama akan dibuat syubhat (Wa ‘An Aimaanihim). “Dan dari kiri mereka” maksudnya dan manusia akan dibuat tertarik dan senang terhadap kemaksiatan (Wa ‘An Syama’ilihim).

Apa Maksudnya?

Pertama, Dari depan,

maksudnya adalah dibuatnya ragu dan lupa pada urusan akhirat. Terpikirkanpun tidak, terbersitpun tidak, dibuat ragu/putus asa terhadap adzab kubur. Hari ini kita sering mendengar guyonan mengenai neraka. Mereka mengatakan kalo masuk neraka akan tambah asik karena akan dikumpulkan dengan para bintang film yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Sungguh guyonan parah yang bisa menjadikan seseorang keluar dari Islam. Allah berfirman:

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ   لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman.” (QS. At-Taubah 65-66)

Kedua, dari Belakang.

Adalah membuat mereka cinta kepada dunia. Maksudnya dunia dibuat sangat indah, elok dan penuh warna. Sehingga orang menjadi senang, gandrung, bahkan mencintai dunia melebihi akhirat. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadist Rasululloh SAW;

إنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرةٌ ، وإنَّ اللهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيهَا فَيَنْظُرَ كَيفَ تَعْمَلُونَ ، فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ ؛ فإنَّ أَوَّلَ فِتْنَةُ بَنِي إِسْرَائِيْلَ كَانَتْ في النِّسَاءِ

“Sesungguhnya dunia itu manis lagi hijau. Dan sesungguhnya Allah akan menyerahkannya kepada kalian dan melihat apa yang akan kalian lakukan. Maka, berhati-hatilah kalian pada dunia, dan berhati-hatilah juga pada para wanita ! Karena fitnah yang pertama kali menimpa Bani Israil datang dari para wanita.” (Muslim).

Ketiga, dari Kanan.

Maksudnya, urusan-urusan agama dibuat tidak jelas. Manusiapun dibuat berat dalam melaksanakan berbagai kebaikan.

Saat seseoramg hendak bertahajud dan sudah bangun pada malamnya, setan membisikan suara dalam hati: lanjutkan tidurmu, malam masih panjang. Dan ketika ia sudah mendekati subuh, setan membisikkan: Terus tidurlah, baru adzan nanti saja kalau sudah iqomah. Dan saat ia sadar bahwa iqamah telah disuarakan oleh muadzin, maka setan membisikkkan: Nanti saja, waktu shalat masih lama. Akhirnya ia luput mengerjakan shalat tahajud dan juga shalat subuh berjama’ah.

Keempat, dari kiri.

Maksudnya, kemaksiatan dikemas dan dipoles sedemikian rupa sehingga nampak indah dan menarik.

Zinapun dibuat indah dan mengasyikkan dihadapan manusia. Sehingga film-film dan tayangan televisi dipenuhi dengan adegan-adegan yang mengajak orang kepada perzinaan. Seakan-akan bergonta-ganti pasangan selingkuh terasa nikmat dan menjadi tren yang dilakukan oleh orang-orang. Bahkan ada yang bangga dengan prestasinya meniduri banyak wanita.

Berlindung Dari Godaan Setan

Dari sinilah kita harus hati-hati dan memohon kepada Allah Ta’ala agar diberikan keistiqamahan dan tidak tergoda tipuan setan. Nabi SAW mengajarkan kepada kita do’a agar dibaca pagi dan sore. Do’a tersebut berisi permintaan seorang hamba agar dilindungi Allah Ta’ala dari godaan syetan dari berbagai arah.

اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

Ya Allah jagalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri, dari atas, dan aku berlindung pada keagunganMu agar aku tidak tersambar dari bagian bawahku (H.R Abu Dawud)

Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari godaan setan manusia dan setan dari golongan jin.

Penulis : Sahlan Ahmad

Sumber : Booklet An-najah Edisi 137

Editor : Anwar