IM Resmi Dilarang Pemerintah Mesir

Demo IM MesirKairo (An-najah.net)– Ikhwanul muslimin (IM) resmi dilarang pemerintah Mesir. Hal ini disampaikan pengadilan Mesir. Seperti dilansir suara islam.

Pengadilan Mesir resmi melarang aktivitas gerakan Islam Ikhwanul Muslimin dan kelompok-kelompok afiliasinya. Mereka juga memerintahkan aset milik Ikhwanul Muslimin disita.
 
Keputusan ini merupakan bagian dari gerakan pemberangusan Ikhwanul Muslimin di Mesir. Sejak dijatuhkan dari kekuasaan, pihak Militer menahan banyak tokoh Ikhwanul Muslimin dan menekan keras para pendukungnya.
 
Anggota Ikhwanul Muslimin langsung mengecam keputusan ini. Mereka menyebut pengadilan dan Pemerintah Mesir bersikap otoriter.
 
“Gerakan ini tetap akan ada dengan pertolongan Tuhan, bukan dari perintah yudikatif al-Sisi,” ujar salah satu pimpinan Ikhwanul Muslimin, Ibrahim Mounir, seperti dikutip BBC, Selasa (24/9/2013).

 
Ikhwanul Muslimin memiliki memiliki sayap politik bernama Partai Keadilan dan Kebebasan (FJP). Sebelumnya, partai politik milik Ikhwanul Muslimin itu juga telah dibubarkan.
 
Keputusan ini membuat kondisi Ikhwanul Muslimin sama seperti saat rezim Husni Mubarak. Saat Mubarak berkuasa, organisasi yang didirikan Hasan Al Banna ini harus bergerak di bawah tanah karena masuk ke dalam daftar organisasi yang dilarang.(Anwar/annajah)