Intisari Dakwah Para Rasul

Intisari Dakwah Para Rasul
Intisari Dakwah Para Rasul
Intisari Dakwah Para Rasul
Intisari Dakwah Para Rasul

An-Najah.net – Bahkan bukan sekedar diyakini sebagai syarat sah iman, menjauhid thagut dan mengingkarinya adalah inti dakwah para rasul.

Sejak rasul pertama yaitu Nuh As, hingga Nabi Muhammad saw, semuanya mendakwahkan dua pokok Islam, yaitu iman kepada Allah dan menjauhi thagut.

Allah swt menegaskan dakwah para rasul ini dalam surat An-Nahl:36

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

Artinya, “Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.”

Dalam ayat ini Allah swt menegaskan bahwa intisari dakwah para rasul adalah mengajak manusia agar beriman hanya kepada Allah dan menjauhi serta mengingkari para thagut. Iman kepada Allah dengan iman kepada thagut tidak akan bersatu dalam hati seseorang. Sebagaimana sabda Rasulullah saw :

لَا يَجْتَمِعُ اْلإِيْمَانُ وَالْكُفْرُ فِيْ قَلْبِ وَاحِدٍ

“Iman dan kufur tidak akan bersatu dalam hati seseorang.” (silsilah shohihah. 1050)

Sumber : Majalah An-Najah edisi 77 Rubrik Tema Utama

Penulis : Akram Syahid

Editor : Helmi Alfian