Iran Negara Pertama Dukung Irak Lawan ISIS

Menteri Luar Negeri Irak, Ibrahim al-Ja’fari
Menteri Luar Negeri Irak, Ibrahim al-Ja’fari

Doha (An-najah.net) – Menteri Luar Negeri Irak, Ibrahim al-Ja’fari mengakui keberadaan penasihat Iran yang berjuang bersama pasukannya melawan daulah khilafah ISIS di Irak.

Namun, meskipun demikian Ia menolak untuk mengakui adanya intervensi secara militer yang dilakukan negara asing di negaranya. Ia menganggap bahwa pasukan Irak masih mampu untuk menghadapi kekuatan ISIS.

Dalam sebuah seminar yang diselenggarakan di Doha, ibukota negara Qatar, Minggu ((12/4) dengan judul “Kebijakan Irak di wilayah bergolak”.

Ja’fari mengatakan bahwa Kehadiran Iran di Irak adalah dalam rangka memberikan nasihat militer kepada pasukan Irak yang berperang melawan kekuatan ISIS.

Dia juga menambahkan bahwa jumlah penasihat senior Iran menempati jumlah terbanyak dibandingkan dengan penasihat dari negara-negara asing lainnya yang ada di di Negaranya.

“Iran adalah negara yang pertama kali yang memberikan dukungan bagi Irak setelah ISIS mendeklarasikan kekhilafahannya tanggal 1 Ramadhan tahun lalu. Di saat koalisi internasional belum menanggapi apa yang terjadi di negeri seribu satu malam tersebut.” tambahnya.(Ahsan/annajah)