Iran Tawarkan Bantuan Untuk Rohingya

Derita Muslim Myanmar sudah terlalu berkepanjangan, siapa yang akan membebaskannya?

YANGON (an-najah) – Iran bersiap untuk memulai pengiriman bantuan kemanusiaan untuk etnis Rohingya di Myanmar. Kepastian ini diraih setelah beberapa pejabat Iran membahas hubungan bilateral antara kedua negara.

Dalam pertemuan itu, Deputi Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araqchi menawarkan bantuan tersebut kepada pihak Myanmar. Tetapi di saat bersamaan, Araqchi juga menyampaikan kekhawatirannya mengenai konflik komunal yang terjadi antara warga Myanmar dengan etnis Rohingya yang mayoritasnya Muslim.

“Iran siap mengirimkan bantuan kepada Myanmar dan membantu meningkatkan taraf hidup warga Rohingya,” ujar Araqchi, seperti dikutip Press TV, Jumat (5/7/2013).

Selain itu, Araqchi juga mendesak Pemerintah Myanmar untuk mengadopsi langkah mengatasi kondisi yang dialami oleh Rohingya dengan cara tepat.

“Kami menyuarakan kekhawatiran dari negara-negara (mayoritas) Muslim mengenai masalah (Rohingya) ini dengan pemerintah Myanmar. Iran siap membantu Myanmar untuk mengatasi krisis dan mengurangsi kekerasan yang terjadi,” imbuhnya.

Akibat konflik yang terjadi antara warga Myanmar dengan etnis Rohingya di wilayah Rakhine, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan ada sekira 140 ribu yang hidup dalam penampungan. Kondisi di penampungan itu dikabarkan sangat parah dan tidak layak untuk ditinggali. [fajar/dtk/annajah]