Islam Pobia, Walikota Prancis Minta Maaf

Walikota Perancis
Walikota Perancis

Paris (An-najah.net) – Walikota Perancis meminta maaf atas penghinaannya terhadap imigran Turki dan masjid mereka yang telah ia lakukan dalam pertemuan salah satu Komite Penelitian Parlemen Nasional, awal bulan lalu.

Francois Bopponi walikota Sarcelles, Paris menyatakan bahwa “Masjid-masjid Turki di Perancis mulai menyebar dan berkembang di negeri ini secara teratur dan itu merupakan suatu khawatiran bagi kita.” Hal itu disampaikan dalam sebuah pertemuan Komite Penelitian Parlemen Nasional di awal bulan lalu.

Dalam kesempatan lain, dia juga mengkritik pengibaran bendera Turki yang dilakukan demonstran yang mendukung perjuangan warga palestina di wilayah yang ia kuasai. Yang menyebabkan kemarahan di kalangan komunitas Turki yang ada di sana.

Pejabat Perancis tersebut bertemu dengan salah satu delegasi asosiasi Turki di Perancis pada hari Jumat (10/4), dan meminta maaf atas pernyataannya yang ungkapkan. Dia berkata, “Saya minta maaf kepada kalian atas kata-kata yang telah saya ucapkan terhadap komunitas Turki dan masjid-masjid kalian, tampaknya bahwa kata-kata tersebut telah melukai hati kalian, dan saudara-sauara kalian yang tinggal di negara-negara Eropa lainnya. Tapi saya sama sekali tidak bermaksud seperti itu.”

Dia juga menambahkan bahwa kata-kata tersebut tidak ditujukan kepada seluruh warga Turki yang hidup di sana. “Saya tidak menyamaratakan seluruh warga Turki yang ada di sini, tidak semua orang Turki yang pergi ke masjid adalah orang-orang fundamentalis.” Dia juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara warga asli dengan sejumlah Turki di sana.

Dalam perkembangannya, ketua asosiasi Turki Tahsinu Tek mengatakan bahwa Bopponi merasa lega setelah permintaan maaf tersebut. Pemimpin delegasi tersebut menyatakan bahwa ini adalah peristiwa yang membuat dia meminta maaf untuk pertama kalinya, padahal sebelumnya ia dikenal karena sikapnya yang sangat anti-Turki.(Ahsan/annajah)