Istri Pelaku Bom Poso Sedang Hamil 8 Bulan

Pelaku Pembom mapolres Poso.
Pelaku Pembom Mapolres Poso, Zainul Arifin.

MOJOKERTO (an-najah) – Pelaku sekaligus korban bom bunuh diri di Mapolres Poso, Sulawesi Tengah, Zainul Arifin, ternyata memperistri gadis Mojokerto.

Gadis ini diketahui bernama Fatimah Nafisah Munyati binti Achmad Nursalam. Gadis manis tamatan SMP ini tinggal di Desa Panggih RT 04/RW 01, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Menurut catatan di desa setempat, Zainul yang bekerja sebagai nelayan di Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Lamongan itu memperistri Fatimah pada 23 September 2011. Saat dijumpai di Desa Panggih, keluarga Fatimah mengaku menunggu cucu.

“Sudah hamil delapan bulan di Lamongan,” kata Nursalam, orangtua Fatimah, saat ditemui di rumahnya Desa Panggih, Rabu (19/6/2013). Namun keluarga Fatimah ini enggan berkomentar lebih jauh soal Zainul.

“Saya masih menunggu apakah benar bahwa pelaku bom bunuh diri di Poso itu menantu saya. Sudah nggih,” ucap Nursalam.

Pihak Mabes Polri sudah memastikan bahwa identitas pelaku bom bunuh diri adalah Zainul Arifin. Ini setelah dilakukan tes DNA dengan mendatangkan ibunda Zainul, Zumaroh. DNA janda ini cocok.

Sementara itu, warga kampung di Desa Panggih setengah tak percaya dengan suami Fatimah. Fatimah dibesarkan dari keluarga yang taat beragama. Mereka tinggal di rumah sederhana. Orangtuanya penjual jamu di Pasar Trowulan (STMJ). Fatimah telah menamatkan pendidikan di SMP Muhammadiyah 4 Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Begitu dinikahi Zainul dua tahun lalu, perempuan kelahiran 27 Maret 1990 langsung dibawa ke Lamongan. Keluarga Fatimah mengaku menyerahkan semuanya pada kehendak Ilahi.

Sementara warga kampung, termasuk perangkat desa Panggih melihat bahwa keluarga Fatimah memang tampak berbeda dari keluarga lainnya. Terutama dari segi pakaiannya yang berhijab.

“Pak Salam berjualan jamu STMJ. Memang dari segi pakaian berbeda. Relatif tertutup juga,” kata Sohib, salah satu perangkat desa Kaur Keuangan. [fajar/tb/annajah]