Jadilah Pemuda Pejuang

pemuda harapan bangsa
pemuda harapan bangsa

An-Najah.net – Pemuda pejuang adalah pemuda yang kokoh imannya. Tidak mudah tergoda fitnah syahwat maupun syubhat. Teguh pendirian dan semangat membela agamanya yang tinggi. Tidak takut celaan orang yang mencelanya di saat berjalan di atas kebenaran. Semangat beribadahnya tinggi, dan kebencian terhadap kemaksiatan memasuki relung-relung hati mereka.

Baca juga: Pemuda Haparan “Bangsa”‎

Pemuda Kahfi adalah pemuda yang tegar menghindari godaan dan fitnah di saat zaman penuh kezaliman. Mereka mengasingkan diri untuk menyelamatkan akidah dan menjaga kesuciannya. Mereka tidak larut dalam hiruk pikuk manusia yang bergelimang dengan syahwat.

Beginilah Pemuda Di Zaman Nabi

Pada masa Rasulullah Saw, para pemuda dengan gigih membela Rasulullah Saw. Berjuang, berjihad dan mengorbankan apa saja untuk melindungi Rasulullah Saw. Di antara kisah heroik mereka terekam dalam peperangan Badar dan Uhud bersama Rasulullah Saw.

Dalam Perang Badar, saat kondisi genting, Sa’ad bin Mu’adz berkata kepada Rasulullah Saw, “Silahkan melangkah wahai Rasulullah Saw ke mana pun Anda Suka. Kami akan bersama Anda. Demi Allah Ta’ala, Dzat Yang mengutusmu dengan kebenaran, sekiranya Anda bawa kami ke tepi laut, lalu Anda menceburkan diri, niscaya kami semua akan menceburkan diri bersamamu, tiada satu pun yang akan ketinggalan. Sedikit pun kami tidak enggan untuk Anda pertemuan dengan musuh-musuh kita esok hari. Sambunglah tali siapa saja yang Anda suka. Putuslah tali siapa saja yang Anda suka. Ambillah harta kami sesuka Anda. Sesungguhnya apa yang Anda ambil lebih kami sukai daripada yang Anda tinggalkan.

Baca juga: Kultum : Fitnah Harta Dan Buah Sadaqah

Begitu pula ungkapan Miqdad bin Amru, “Wahai Rasulullah Saw, melangkahlah ke arah yang ditunjukkan Allah Ta’ala kepada Anda. Kami selalu bersama Anda. Demi Allah Ta’ala, kami tidak akan mengatakan ucapan Bani Israil kepada Musa,

فَاذْهَبْ أَنْتَ وَرَبُّكَ فَقَاتِلَا إِنَّا هَاهُنَا قَاعِدُونَ

“….karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua ! sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja“. (QS. Al-Maidah: 24)

Tapi kami akan mengatakan, “Pergilah kamu bersama Rabb mu, berperanglah, sungguh, kami akan berperang bersamamu”

Baca juga: Kultum : Mencetak Generasi Qurani Zaman Now

Sementara dalam perang Uhud, Abu Dujanah melindungi Rasulullah Saw dengan punggungnya, di saat anak panah menghujaninya. Ia tetap tidak meninggalkan tempatnya dan tidak membiarkan Rasulullah Saw terkena anak panah.

Thalhah bin Ubaidilah meloncat dengan cepat ke arah Rasulullah Saw untuk melindunginya hingga jatuh tersungkur. Abu Ubaidah mencabut anak panah yang mengenai pipi Rasulullah Saw dengan mulutnya. Ia mengerak-gerakkan mulutnya hingga berhasil mencabutnya, meski salah satu giginya harus terlepas.

Masih banyak kisah-kisa pejuang para sahabat yang teguh dan tegar dalam memperjuangkan din ini. Dan Begitulah seharusnya karakter para pemuda generasi Islam yang loyal, kenyal dan tahan banting. Maka, jadilah pemuda pejuang! Dengannya din Islam akan tegak dan jaya di atas muka bumi ini. Wallahu Ta’ala ‘Alam

Sumber            : Majalah An-Najah, edisi 140, hal. 45

Penulis             : Mulyanto

Editor               : Ibnu Alatas