Jangan Bangga Melakukan Dosa!

Jangan Bangga Melakukan Dosa
Jangan Bangga Melakukan Dosa

Cobaan terberat bagi seseorang adalah ketika dirinya tidak merasa sedang mendapatkan cobaan. Lebih parah lagi jika justru bergembira dengan cobaan itu misalnya, merasa bangga dengan harta yang haram dan terus-menerus melakukan dosa, padahal Ia tahu itu adalah dosa. Manusia seperti itu tak akan terselamatkan ketaatannya.

Baca juga: Khutbah Jumat: Akibat Dosa Bagi Kehidupan Manusia

Saya merenungi keadaan para ulama dan mutazahidin (orang-orang yang berpura-pura zuhud). Mereka tidak merasa sedang mendapat cobaan. Kebanyakan mereka sebetulnya sedang mengincar kursi kekuasaan. sebagian dari mereka tidak menerima bahkan marah jika kesalahan yang diperbaiki dan ditegur orang lain.

Para dai telah menyampaikan nasihat dengan setengah hati sambil berpura-pura. Para Mutazahidin telah munafik dan selalu melakukan perbuatan riya’.

Cobaan pertama yang mereka terima ialah berpaling dari kebenaran akibat kesibukannya dengan sesama makhluk. Adapun cobaan yang paling ringan adalah hilangnya kenikmatan dalam bermunajat dan kelezatan beribadah.

Baca juga: Khutbah Jumat: Dahsyatnya Gelombang Penghancur Iman dan Akhlak

Hanya para lelaki dan wanita yang benar-benar beriman yang tidak merasakan hal-hal tersebut. Allah Ta’ala menjaga keadaan batin mereka seperti lahirnya, bahkan lebih jernih. Apa yang tersembunyi dari dirinya tidak mengubah penampilan mereka, bahkan lebih indah. Semangat mereka pun tinggi laksana bintang yang berkelipan.

Jika di kenal mereka menutup diri. Jika tampak kemuliaan malah diingkari. Ketika manusia hanyut dalam kelalaian mereka larut dalam kesadaran dan perenungan. Mereka dicintai setiap jengkal bumi dan para malaikat membanggakannya.

Saudaraku, waspadalah terhadap kejahatan yang disepelekan. Ia mungkin saja dapat membakar negeri. Mematikan hati para pejuang Islam dan menunda kemenangan yang Allah Ta’ala janjikan.

Baca juga: Kutbah Jumat : Penggenggam Bara Api di Akhir Zaman

Semoga Allah Ta’ala melindungi dan menjaga kita dari bahayanya kemaksiatan yang merajalela di era moderen ini. Sehingga turunlah kemenangan yang telah Allah Ta’ala janjikan kepada kaum muslimin. Amin Wallahu Ta’ala ‘Alam

Sumber           : Ibnu al-Jauzi, Shaidul Khatir, Maghfirah Pustaka: cet. VI, hal. 4

Editor              : Ibnu Alatas