Jerman Kecam Pelarangan IM di Mesir

Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle
Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle

Jerman (An-najah.net) – Keputusan Mesir untuk melarang semua kelompok yang terkait Ikhwanul Muslimin telah menuai kritik dari Jerman.

“Kelompok-kelompok sosial yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin harus memiliki hak untuk terlibat secara damai dalam membentuk masa depan negara ini,” kata Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle pada hari Selasa kemarin (24/9/2013) di Majelis Umum PBB, menurut sebuah transkrip yang diberikan oleh Kementerian Luar Negeri Jerman.

Sumber islampos melaporkan Westerwelle menekankan bahwa Jerman sangat intens mengikuti perkembangan menyusul keputusan terbaru dari pengadilan Mesir untuk melarang kegiatan Ikhwanul Muslimin dan prosedur hukum terkait.

“Tindakan ini ditujukan terhadap sebuah organisasi yang memiliki sejarah dekade panjang yang berakar kuat di masyarakat Mesir,” kata Westerwelle, sembari mengungkapkan kegelisahan Berlin atas pelarangan Ikhwan.

“Kami berharap dari kepemimpinan Mesir untuk membuka jalan bagi proses politik yang kredibel,” kata Westerwelle, menambahkan bahwa pihak berwenang Mesir harus menahan diri dari memberikan kesan bahwa instrumen peradilan telah digunakan untuk mengambil tindakan hukum terhadap oposisi politik.

Westerwelle merupakan menteri luar negeri Barat pertama yang melakukan perjalanan ke Mesir setelah kudeta 3 Juli. Tapi usahanya pada akhir Juli lalu untuk menengahi antara militer dan Ikhwanul Muslimin untuk memulai dialog tidak berhasil.

Jerman telah berulang kali mendesak pemerintah Mesir untuk tidak melakukan tindakan apa pun yang hanya akan menciptakan hambatan bagi solusi politik dan membangun kembali dialog dengan semua kekuatan politik yang ada. (Anwar/annajah)