Jubir Az Zikra; Penyerang komplek perkampungan muslim Az Zikra adalah Syiah

Juru bicara Az Zikra, Ustadz Ahmad Syuhada
Juru bicara Az Zikra, Ustadz Ahmad Syuhada

Bogor (An-najah.net) – Penyerangan Majelis Az Zikra terkuak ternyata dari Syiah. Kepala Kepolisian Resor Bogor telah menyatakan bahwa pelaku penyerangan komplek perkampungan muslim Az-Zikra adalah Syiah. Hal itu telah disampaikannya langsung kepada Ustadz Arifin Ilham, sebagaimana disampaikan juru bicara Az Zikra, Ustadz Ahmad Syuhada.

Kepada wartawan, Ustadz Ahmad Syuhada menuturkan bahwa pada Kamis (19/02), Kapolres Bogor, Kapolda Jawa Barat, Perwakilan Intelkam Mabes Polri dan Perwakilan Litbang Kemenag mendatangi komplek perkampungan muslim Az Zikra. Saat itu dia mendampingi Ustadz Arifin Ilham bertemu dengan para pejabat tersebut.

Dalam pertemuan itu Ahmad Syuhada menanyakan langsung kepada Kapolres Bogor hasil pemeriksaan terhadap para pelaku penyerangan. Kapolres Bogor AKBP Sonny Mulvianto Utomo pun menjawab bahwa pelaku mengaku bahwa mereka penganut Syiah.

“Kapolres ngomong ketika saya tanya langsung,” kata Ustadz Ahmad Syuhada pada Sabtu (14/02), yang juga ditunjuk pimpinan majelis Az Zikra Ustadz Arifin Ilham sebagai juru bicara dalam kasus ini.

“Saya tanya berapa orang yang sudah mengaku langsung sebagai syiah, jawaban Kapolres 4 orang,” imbuhnya.

Pernyataan Kapolres Bogor tersebut, lanjut Ahmad, dilontarkan di hadapan Ustadz Arifin Ilhan. Kapolda serta pejabat dari Intelkam dan Litbang Kemenag juga bersama mereka saat AKBP Sonny Mulvianto Utomo mengungkapkan hal itu.

Ahmad Syuhada menambahkan bahwa pernyataan Kapolres Bogor itu menjadi kesimpulan dari indikasi Syiah yang terlihat dari sebagian pelaku penyerangan itu.

Sebelumnya, mereka telah diduga kuat sebagai Syiah, karena pada saat salat sebagian pelaku meletakkan batu turbah di tempat sujudnya. hal itu dilihat langsung oleh Ketua Yayasan Az-Zikra Khatib Kholil salat subuh di Masjid Polres, Kamis (12/02).

Tanda-tanda bahwa pelaku penyerangan itu adalah penganut Syiah sebenarnya sudah terlihat saat penyerangan berlangsung. Mereka meneriakkan slogan-slogan yang menjadi ciri khas Syiah.

“Beberapa yel-yel yang disuarakan oleh mereka ‘labbaika ya husein labbaika ya ali’ kita dengar,” tegas Ustadz Ahmad.

“Jadi semua yang menyatakan bukan Syiah bohong itu. Kami Az-Zikra sejak awal mengatakan ini syiah murni,” pungkasnya.(Anwar/kiblat/annajah)