Browse By

Khilafah, Spirit Keadilan dan Kedamaian Abadi

Khilafah adalah kajian ilmiyah

Ilustrasi Khilafah. Salah satu karya ulama tentang kajian khilafah

An-Najah.net- Khilafah- Ketika ide Khilafah diserang, sementara anda diam saja. Menganggap ini hanya urusan HTI. Anda belum memahami hakekat pertempuran antara al-Haq Vs al-Bathil. Belum begitu memahami, arah serangan yang disasar. Mereka sedang menyerang Islam. Ya, khilafah adalah satu system politik ideal dalam panggung sejarah dunia.

Saudaraku, Khilafah itu konsep kepemimpinan ideal yang pernah ada dalam dunia. Rasulullah SAW telah mencontohkannya dalam kehidupan beliau.

Spirit yang dibawa oleh khilafah adalah spirit keadilan. Anda tidak akan menemukan, dalam panggung sejarah dunia, system yang telah membuktikan keadilan dalam mengatur kepemimpinan, melebihi keadilan Islam.

Saat Abu Ubaidah bin Jarrah RA, diamanahi oleh Khalifah Umar bin Khattab RA untuk melayani dan mengatur masyarakat Homs, Suriah. Bekas wilayah imperium Kristen Romawi. Sebagai kepanjang tangan khilafah, beliau berlaku adil, dan menegakkan system khilafah dengan baik.

Termasuk, dalam kebijakan-kebijakan yang dijalankan. Seperti memberikan jaminan keamanan dalam beribadah, kehidupan, dan lainnya, untuk masyarakat. Baik yang muslim maupun non muslim.

Suatu waktu, telik sandi, Abu Ubaidah RA, menginformasikan bahwa pasukan Romawi telah dipersiapkan dalam jumlah yang sangat besar, dan kekuatan penuh. Mereka hendak menyerang Homs.

Setelah mempertimbangkan kekuatan yang ada, beserta semua hal yang terkait dengan peperangan. Akhirnya, Abu Ubaidah, mengumpulkan orang-orang Nasrani yang tinggal dibawah khilafah saat itu.

Beliau berpidato, bahwa hari ini, beliau akan mengembalikan jizyah mereka. Sebab, khilafah, tidak bisa menjamin keamanan mereka lagi di Hima. Dikarenakan, pasukan Kristen Romawi, mempersiapkan pasukan besar untuk menyerang Homs.

Pada saat itu, orang-orang Kristen, bukannya bergembira ria. Tapi, justru, mereka menangis sedih. Bagi mereka, kehidupan dibawah naungan khilafah sebuah kenikmatan yang tiada didapatkan dalam system lainnya. Mereka lebih menikmati kehidupan dibawah pemerintahan khilafah Islam daripada hidup di bawah imperium Kristen Romawi. Walau seagama dengan mereka.

Inilah khilafah, sebuah konsep yang mensejahterakan dan menyebarkan keadilan di tengah masyarakat. Ini adalah ajaran Islam yang menggambarkan keberpihakan kepada keadilan, dan kejujuran.

Bahkan, jika ditelisik lebih dalam. Islam memberikan jaminan bagi kafir dzimmi (orang non muslim yang hidup di bawah pemerintahan Islam) untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan mereka. Bahkan, jika dalam agama mereka ada hukum-hukum yang harus ditegakkan, Islam menjamin pelaksanaan hukum tersebut. Tidak diganggu, apalagi dihalang-halangi.

Sebagaimana yang terjadi pada zaman Rasulullah SAW. Dimana orang-orang Yahudi menegakkan hukum bagi pezina di kalangan mereka. Bahkan, pada zaman kekhilafahan Turki Utmaniyyah, orang-orang Yahudi yang melarikan diri dari pasukan inkuisisi di Eropa, diberikan suaka oleh khilafah kala itu.

Bukan sekedar suaka politik. Yahudi, sebagai warga asing, diberi hak untuk berpolitik dan membangun ekonomi. Mereka, bahkan, diberi kekbebasan untuk mengangkat imam agung-nya (rabi agung- bahasa Ibrani: כהן גדול kohen gadol /kohen: “imam”; gadol: “besar, agung”/; bahasa Inggris: High Priest). Yaitu; jabatan imam yang paling tinggi di dalam agama Yahudi. Imam Besar Yahudi ini, dipercaya sebagai wakil umat Yahudi di hadapan Allah, serta berperan sebagai pengantara yang kudus antara umat dengan Allah.

Kebebasan menjalankan ibadah dan hukum agama ini tidak didapatkan di negara-negara demokrasi-sekuler, hari ini. Seperti di Indonesia, Amerika, Jerman, Perancis dan sejenisnya.
Tidak berlibihan kiranya, Khilafah disebut, spirit keadilan. Ia menawarkan konsep keadilan yang telah hilang di masyarakt moderen sekaran. Khilafah menawarkan konsep kedamaian abadi; dunia-akherat, sebuah konsep yang tidak dimiliki oleh apapun di luar Islam. Tidakkah kita berpikir?*

Penulis::  Masúd Izzul Mujahid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *