Komisi III DPR Dapat Dukungan Bentuk Panja Pengawasan Densus 88

  • by
HTI dan TPM datangi Komisi III DPR Adukan pelanggaran Densus 88

HTI dan TPM datangi Komisi III DPR Adukan pelanggaran Densus 88

JAKARTA (an-najah) – Rencana Komisi III DPR-RI untuk membentuk Panitia kerja (Panja) Pengawasan Densus Antiteror 88 Mabes Polri mendapat dukungan sejumlah kelompok masyarakat.

Dukungan itu disampaikan dalam audiensi pimpinan Komisi III DPR dengan beberapa kelompok masyarakat di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/2). Beberapa diantaranya adalah Tim Pengacara Muslim (TPM) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Juru Bicara TPM, Achmad Michdan, menyatakan masyarakat menilai bahwa apa yang dilakukan Densus 88 selama ini adalah pelanggaran HAM berat dan sudah di luar kontrol.

“Oleh karena kami meminta dibubarkan, dan mendukung dibentuknya Panja untuk melakukan investigasi kasus pelanggaran HAM berat diduga dilakukan Densus,” kata Michdan di Jakarta, Selasa (19/2).

Dia juga mendorong agar apabila Panja akhirnya dibentuk, untuk melakukan investigasi di sejumlah tempat penembakan terduga teroris seperti di Bima dan Solo. Panja juga harus menyelidiki tak adanya bantuan hukum yang diberikan kepada para terduga itu.

“Para terpidana itu sering tak dapat bantuan hukum. Kami harap Panja juga menelusuri itu. Sekaligus karena selalu ada penyiksaan. Harus dibongkar,” tegas Michdan.

Sementara Jubir HTI, Ismail Yusanto, menambahkan pihaknya mendesak DPR mendorong pimpinan Densus 88 dihukum dan dibubarkan.

“Karena kezalimanan dan kesewenangan di luar batas kepatutan. Pembunuhan atas dasar hukum,” kata Ismail.

Pihaknya juga menilai ada agenda pihak asing yang ingin memaksakan program antiteror di Indonesia di belakang operasional Densus. Gerakan itu diduga bertujuan untuk memerangi umat Islam yang punya gagasan yang menurut mereka radikal dan mengganggu kepentingan mereka di Indonesia.

“Kepentingannya adalah politik dan ekonomi. Mereka adalah Amerika, Eropa, dan sekutunya,” tandas Ismail seperti dilansir dari berita satu.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR, Almuzzammil Yusuf, menyatakan pihaknya memang berencana membentuk Panja Pengawasan Densus Antiteror itu. [fajar/bs]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.