Langkah Kaki, Bisa Menjadi Pintu Kemaksiatan

Langkah kaki bisa menjadi pintu kemaksiatan
Langkah kaki bisa menjadi pintu kemaksiatan

An-Najah.net – Awas, langkahmu bisa menjerumuskanmu ke dalam api neraka! Maksiat, satu buah kata yang dianalogikan sebagai suatu perbuatan yang “negative”, dan semua orangpun mengetahui apa yang dimaksud dengan kata tersebut. Maksiat dilarang dan diharamkan oleh Islam, karena maksiat akan membawa seseorang kepada suatu kondisi yang akan merugikan dirinya dan juga orang lain.

Banyak sekali celah yang bisa membuahkan kemaksiatan. Salah satunya adalah dengan langkah kaki.

Baca juga: Ucapan Kata, Salah Satu Pintu Kemaksiatan

Perhatikan Langkah Kakimu!

Langkah adalah perbuatan, maka setiap orang yang beriman harus menjaga agar tidak melangkahkan kakinya kecuali kepada hal-hal yang membawa pahala. Kalau dalam perhitungan langkah-langkahnya tidak membawa pahala, maka duduk itu lebih baik daripada berjalan. Boleh melangkahkan kaki untuk perbuatan yang mubah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

Seseorang bisa berzina disuatu tempat atau berjudi, mabok, membunuh, merampok dan lain semisalnya karena punya kaki yang digunakan untuk melangkah ke tempat yang ia inginkan.

Baca juga: Langkah Iblis Menggoda Manusia dari Empat Arah

Mengingat bahwa celah yang bisa menggelincirkan seseorang itu ada dua macam, yaitu celah kaki dan celah lidah, maka Allah menyebutkan keduanya secara berdampingan di dalam firman-Nya,

وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

Artinya, “Hamba-hamba Allah Yang Maha Penyayang itu (ialah) orangorangyang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orangjahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. (QS. Al-Furqon: 63).

Baca juga: Lintasan Hati, Salah Satu Pintu Kemaksiatan

Allah Ta’ala memberikan sifat keistiqamahan kepada mereka dalam hal ucapan dan langkah kaki mereka. Demikian juga, Allah Ta’ala menyatukan antara pandangan dengan lintasan hati dalam firman-Nya:

يَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ

Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati. (QS. Ghafir: 19)

Semoga Allah Ta’ala selalu membing kita di jalan-Nya hingga akhir hayat. Sehingga segala anggota tubuh kita -termasuk langkah kaki- tidak bermaksiat kepada-Nya, amin. Wallau Ta’ala ‘Alam [] Ibnu Alatas