Majalah An-Najah Edisi 147, Totalitas Hijrah Menuju Penghambaan Hakiki

147
147
147
147

An-Najah.net – Iftitah

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Alhamdulillah, segala puji kepada Allah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan menurunkan Al-Qur’an sebagai standar kebenaran Amal.

Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada Rasulullah Muhammad, juga kepada keluarganya, para sahabatnya, Tabi’in dan Tabiut tabi’in serta siapa saja yang istiqomah ber-ittiba’ kepadanya hingga akhir zaman nanti.

Amma ba’du.

Pembaca An-Najah Yang Dimuliakan Allah

Trend hijrah, salah satu fenomena kembali kepada Islam. Realitas hijrah ini patut disyukuri. Di sana ada kesadaran berislam yang mulai menggeliat di masyarakat Islam.

Namun demikian, perlu ada kajian mendalam tentang hijrah, agar perubahan tersebut tidak sekadar tampilan fisik. Tetapi betul-betul hijrah yang sesuai yang Allah inginkan dan Rasulullah contohkan.

Pada edisi 147, An-Najah mengangkat tema “Totalitas Hijrah Menuju Penghambaan Hakiki”. Dengan membaca An-Najah pembaca akan bisa memahami hijrah lebih luas daripada mengubah penampilan.

Agar spirit hijrah tetap menyala, pembacaakan mendapatkan keutamaan bagi orang-orang yang mau hijrah. Selain itu akan mendapatkan kaitan antara hijrah zaman nabi dan hijrah di zaman sekarang.

Pembaca An-Najah yang berbahagia

Tahun 2018 merupakan tahun politik. Artinya, tensi politik semakin panas. Dalam tradisi politik, janji-janji semakin bertebar. Tak sedikit setelah jadi, janji tinggal janji, rakyat kembali gigit jari.

Dalam rubrik Teropong An-Najah mengangkat tema “Tahun Politik”. Berisikan bagaimana sikap kaum muslimin dan peran ulama dalam menyongsong kebangkitan Islam.

Akhirnya kami berharap pembaca memahami konsep Hijrah ini. Bisa menjadi spirit perubahan menuju penghambaan hakiki dalam memenangkan Islam.

Semoga Allah senantiasa memberikan keistiqamahan dalam amal iqamatuddin ini. Aamiin.

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Redaksi