Mereka Memerangi Wali Allah

Allah SWT membagi manusia menjadi dua kelompok; wali Allah dan wali setan (thaghut). Tidak ada kelompok ketiga.

Wali Allah SWT memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT. Wali Allah yang paling tinggi derajatnya adalah para nabi terutama Para Rasul Ulul Azmi kemudian para ulama yang jujur, orang-orang yang berjihad di jalan Allah dan orang-orang saleh.

Tabi’at permusuhan antara wali Allah dan Wali syaitan sudah berlangsung sejak zaman nabi Adam hingga zaman ini. Dahulu nabi Ibrahim berhadapan dengan musuh bernama Namrud.

Nabi Musa juga mempunyai musuh Fir’aun. sedangkan Nabi Muhammad dimusuhi Abu Jahal dan kafirin Makkah.

Bahkan Rasulullah SAW memberikan penjelasan bahwa Abu Jahal merupakan  potret “Fir’aun hadzihi ummah” Fir’aun zaman ini.

Sejarah terus berulang dengan aktor pelakunya berbeda, tetapi hakikatnya tetap sama. Mengenal Wali Allah termasuk perkara aqidah.

Karenanya, seseorang tidak boleh salah menempatkan siapa kawan dan lawan. Oleh karena itu, An-Najah pada edisi 136 ini mengangkat tema “Mereka Memerangi Wali Allah”.

Setelah kita mengetahui bahwa wali Allah itu diperangi. Apa kewajiban kita sebagai muslim sejati terhadap wali-wali Allah. Mudah-mudahan dengan memberikan loyalitas kepada mereka itu, sebagai hujjah di hadapan Allah SWT kelak.

 

Daftar Isi

Iftitah
Tema UtamaWali Allah SWT, Merekalah Manusia Sempurna

Karakter Wali Allah SWT

Mereka Memerangi Wali Allah

Membela Wali Allah, Bela Allah

TafsirMereka Ingin Engkau Bersikap Lunak
Dirosatul FiroqBerdalih Dengan Pendapat Syadz Ulama
I’dadul ‘UddahKepemimpinan dan Kaderisasi
TelisikTrump dan Dua Pilihan Bagi Muslim Amerika
AqidahMemalingkan Manusia dari Kebenaran
HarokahPenyelamat Warisan Ilmiah Andalusia
JelajahSyaikh Yusuf Al Makasari, Dari Banten Sampai Afrika Utara
Khutbah Jum’atMereka Ingin Memadamkan Cahaya Allah
ResensiAsupan Inspirasi dari Para Ulama Rabbani
TeropongPendataan Ulama Mengulang Pola Kolonialis
Sorotan KhususDua Metode Penyadapan
Foto story
Khowatir UlamaPara Pembaharu Agama
UsrotunaMenjadi Qurrata A‘yun
Catatan Akhir ZamanTerlepasnya Simpul-simpul Agama
KolomVisi Politik Al-Qur’an
MakalahKetika Kredibilitas Ulama’ Dijatuhkan
Fiqih IbadahArah Yang Tepat Saat Buang Hajat
Konsultasi IslamZakat Pendapatan
OaseimaniSumber Kesesatan dan Kerusakan Hati
Sekitar KitaMerehabilitasi Pemakai Demokrasi
RenunganLepasnya Kedok Penguasa