Mencermati Dampak Segala Sesuatu

Mencermati dampak segala sesuatu. dosa
Mencermati dampak segala sesuatu. dosa

Siapa yang melihat dengan mata hati akhir suatu perkara diawali langkahnya, kelak akan beroleh hasil yang sangat baik. Akan selamat dari akibat buruknya.

Namun, barangsiapa yang tidak waspasa dan hanya menuruti perasaannya, ia akan menderita akibat perbuatannya. Tak akan mencapai kebahagiaan dan tak akan pernah tenteram dalam menjalani kehidupan.

Baca juga; Mewaspadai Jahiliyah di Zaman Now

Kejadian yang menimpa seseorang di masa depan, jelas menggambarkan proses mana masa lalunya. Anda tidak akan pernah terlepas dari dua perkara: berbuat maksiat kepada Allah Ta’ala atau berlaku taat kepada-Nya. Di manakah kemudian kelezatan maksiat Anda? Dimanakah Pula jerih payah ketaatan Anda?

Kelezatan Ibadah Berubah Menjadi Kegetiran

Tak mungkin semua itu berlalu begitu saja. Tak juga dosa-dosa ketika selesai dikerjakan hilang tanpa bekas.

Bayangkan saat kematian! Renungkan dalam-dalam getirnya penyesalan. Saya tak menyatakan, “Kemanakah semuanya kelezatan?” oleh karena manisnya kelezatan telah berubah menjadi kegetiran.

Baca juga: Kenikmatan yang Menipu

Yang tersisa hanyalah kepahitan asa yang tiada terkira. Anda melihat akibat dari apa yang Anda kerjakan. Yang waspada akan selamat, maka janganlah Anda terserap nafsu yang akan membunuh akan membuahkan penyesalan. Wallahu Ta’ala ‘Alam

Sumber: Ibnu al-Jauzi, Shaidul Khatir, Maghfirah Pustaka: cet. VI, hal. 2

Editor  : Ibnu Alatas