Mengapa Pertolongan Allah Tak Kunjung Tiba?

Mengapa Pertolongan Allah Tidak Turun
Mengapa Pertolongan Allah Tidak Turun

An-Najah.net – Yakinlah, kemenangan pasti datang. Terkadang kemenangan tak kunjung tiba untuk kaum yang terzalimi. Juga untuk umat Islam yang terpaksa hijrah dari kampung halaman ia lahir. Padahal mereka adalah orang yang beriman kepada Allah Ta’ala. Ketahuilah wahai saudaraku, ada hikmah di balik penundaan kemenangan itu.

Baca juga: Jangan Kau Tunda Kemenangan Dengan Maksiatmu

Kadang kemenangan tertunda lantaran persiapan umat Islam belum matang. Kurang sempurna. Atau belum serius seratus persen demi menuju tujuan. Dalam kondisi seperti ini, potensi terpendam umat belum tergali seluruhnya. Andai kemenangan diberikan secara instan, pasti segera dibajak. Namun, kemenangan tersebut butuh proses. Nafas umat belum siap untuk pertarungan jangka panjang.

Terkadang pula, kemenangan diulur hingga umat Islam mau mengeluarkan kekuatan terakhir atau jurus pamungkas. Maka jangan jadi orang yang sok jual mahal untuk perjuangan di jalan Allah Ta’ala ini. Atau kemenangan diulur agar umat sadar. Bahwa usaha semata tanpa pertolongan Allah Ta’ala tidak akan menjamin kemenangan. Agar umat ini semakin bergantung kepada Allah Ta’ala semata.

Saat ini kondisi umat Islam memang kesulitan, menderita dan butuh banyak pertolongan. Tidak ada tempat bersandar kecuali kepada Allah. Kita sandaran ditiang, tiangnya ambruk, kitanya juga ambruk. Kita sandaran di tembok, temboknya runtuh, kita juga runtuh. Kita sandaran pada orang kaya, dianya jatuh miskin, kita bangkrut. Kita sandaran pada jendral, dianya pensiun, kita selesai.

Tapi kalau kita bersandar kepada Allah Ta’ala, Allah Ta’ala tidak akan pernah terpuruk, Allah Ta’ala tidak akan jatuh miskin, Allah Ta’ala tidak akan pernah lumpuh, dan Allah Ta’ala tidak akan pernah kurang dari kekuasaan dan kebesaran-Nya.

Maka, sesulit apa pun zaman yang kita hadapi, sesulit apa pun masalah yang kita hadapi, sesulit apa pun problem yang kita hadapi, maka Allah lah yang paling tepat dan pas untuk mengadu dan bersadar. “ Hasbunallah wani’mal wakiil ” (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung)‎

Hanya kepada Allah lah kita harus menghadap saat tertimpa bala musibah. Ketika seseorang dekat dengan-Nya, ia akan sanggup untuk istiqamah. Selanjutnya tinggal menunggu pertolongan yang akan turun dengan izin-Nya. Jangan pernah berpikir untuk berhenti atau malah bergeser dari jalan kebenaran. Di situlah letak pertolongan Allah.

Allah Berkehendak Lain

Kemenangan kadang tertunda lantaran umat Islam belum sanggup memurnikan tujuannya dari kepentingan-kepentingan sesaat. Masih ada dorongan duniawi. Tidak tulus seratus persen karena Allah dan untuk mendakwahkan agama Islam ini.

Saat terjadi konfrontasi, masih terbersit motif untuk mendapat ghanimah atau malah pencitraan. Padahal Allah Ta’ala suka jika perjuangan dan jihad tulus fi sabilillah. Bebas dari segala macam kepentingan yang menyelimutinya.

Kemenangan kadang tidak datang oleh sebab masih adanya sisa-sisa kebaikan dalam musuh yang melawan dakwah. Allah Ta’ala memiliki rencana tersendiri. Yakni memilah lagi orang yang masih memiliki potensi kebaikan dari orang-orang yang buruk. Saat ia insaf, tiada lagi yang tersisa selain para durjana.

Kadang kemenangan masih ditunda karena kebatilan yang dilawan umat belum terbuka kedoknya secara total. Belum tahu di mana letak keburukan musuh dan belum sadar betapa mendesaknya musuh ingin melenyapkan din Islam ini. Karenanya, Allah masih memanjangkan nafas para pembela kebatilan hingga kedok mereka tersingkap jelas. Akhirnya orang yang masih lurus fitrahnya tidak akan sudi membela atau bersimpati.

Kemenangan kadang tidak kunjung tiba karena kondisi masyarakat yang belum siap. Kemenangan aktivis Islam masih menimbulkan clash dengan umat Islam itu sendiri. Sehingga program-program baru yang dirancang dengan baik tetap belum bisa settle. Umat belum bisa menerimanya dengan lapang dada.

Baca juga; Kemenangan Pasti Datang

Mungkin lantaran sebab-sebab inilah atau sebab lainnya Allah Ta’ala menunda anugerah kemenangan untuk umat Islam. Meski berdampak pada bertambahnya pengorbanan yang diberikan umat. Juga derita yang mesti ditanggung. Namun satu yang baku, Allah Ta’ala pasti menolong hamba-Nya yang beriman. Yakinlah! Wallahu Ta’ala ‘Alam

Sumber            : Majalah An-Najah edisi 154, hal 52

Penulis             : Abdullah

Editor               : Ibnu Alatas