Mujahidin Salma Lakukan Serangan Gabungan, Tim 8 HASI Berlindung di Bunker

Bunker di RS Lapangan Salma, tempat Tim HASI 8 bertugas
Bunker di RS Lapangan Salma, tempat Tim HASI 8 bertugas

(An-najah) – Mujahidin di sekitar wilayah Salma, tempat relawan kemanusiaan dari Hilal Ahmar Society (HASI) bertugas, mengadakan serangan gabungan dari beberapa katibah ke beberapa pos komando militer yang ada di kawasan Jabal Akrod, seperti Tallah, Duurin dan Barudati serta daerah lainnya, pada Ahad, (04/08).

Serangan gabungan ini sempat mengalami penundaan. Karena melihat medan pertempuran yang sulit dan perbandingan jumlah kekuatan senjata yang tidak sebanding antara mujahidin dan tentara rezim Assad.

Setelah berlangsungnya koordinasi dan perhitungan yang tepat dari para komandan mujahidin, akhirnya mereka melangsungkan penyerbuan secara serempak ke beberapa pos komando militer rezim Assad.

Suara-suara ledakan bom dan mortirpun menggemparkan kawasan Jabal Akrod, khususnya Rumah Sakit Lapangan (RSL) Salma. Tim medis HASI 8 diamankan oleh beberapa relawan. Mengingat intensitas serangan yang begitu tinggi, akhirnya seluruh relawan medis yang ada di RSL Salma ditempatkan di ruang bawah tanah.

Suasana haru dan penuh rasa harap akan mendapatkan kemenangan ini meliputi seluruh tim medis. Di saat itulah, banyak dari mereka memunajatkan doa kepada Alloh ta’ala untuk memberikan kemenangan dan keselamatan kepada para mujahidin dan seluruh penduduk yang ada di Salma dan sekitarnya.

Sesaat kemudian, tepatnya pukul 8 pagi waktu setempat, kami dan relawan medis lainnya mendapatkan kabar bahwa mujahidin telah berhasil menguasai dua pos komando militer yang ada di desa Barudati dan Tallah. Kabar kemenangan tersebut langsung disambut dengan pekikan takbir dan tangis haru. Bahkan Abu Fauzan Saiful Anwar selaku tim reporter dari Syam Organizer tak kuasa membendung air mata haru bersama rekan tim lainnnya.

Ustadz Abu Shofi pun juga tak henti-hentinya memunajatkan doa untuk para mujahidin yang ada di front. Di saat-saat sholat shubuh dan witir, beliau tak lupa untuk menyisipkan doa bagi para pejuang dan kaum muslimin.

Suara-suara ledakan dan bom masih menggemparkan suasana Jabal Akrod dan khususnya Kota Salma. Sampai berita ini ditulis, serangan balasan dari rezim thoghut juga tak henti-hentinya membombardir kawasan Jabal Akrod.

Hal menarik untuk diketahui bahwa serangan fajar gabungan ini diberi nama “ma’rokah ummul mukminin ‘Aisyah ra”. Diberi nama tersebut, karena daerah yang diserang merupakan daerah kaum nushoiriyah yang sangat membenci ibunda ‘Aisyah dan sering mencelanya. Oleh sebab itulah para mujahidin memberikan nama operasi militer mereka dangan nama ummul mukminin ‘Aisyah ra sebagai ujud pembelaan dan bukti cinta kepada keluarga Nabi Muhammad saw.

Menurut kabar yang diperoleh dari para mujahidin setempat, peperangan ini telah dirancang satu setengah tahun yang lalu. Dan, Alhamdulillah pada hari ini, bisa terlaksana serta mendapatkan kemenangan.

Lebih dari lima pos pengintai militer telah dikuasai oleh mujahidin. Korban luka-luka dari para mujahidin yang dirawat di RSL salma dan rumah sakit sekitarnya mencapai 100 korban. Dan, jumlah Syuhada mencapai 30 orang. Di antara mereka adalah Syaikh Qohthhon dari pimpinan katibah At Tauhid dari Latakia dan juga Walid Ausi salah satu pimpinan katibah yang ada di Jabal Akrod. Sedangkan dari pihak jurnalis, Abu Hasan Bremo menjemput syahid bersama syuhada dari luar Suriah yang mencapai 10 orang.

Dengan serangan ini, Alhamdulillah pos pengawasan Anbate atau Barudah telah dikuasai. Dengan dikuasainya pos tersebu,t maka thoriqoh syuhada pun bisa dilalui oleh para mujahidin dan para penduduk setempat.

Selain hasil dari serangan ini Mujahidin berhasil menguasai Bait Syaiquhi sebuah desa dekat Tallah yang sebelumnya dikuasai oleh tentara rezim thioghut Nushoiriyah. Mujahidin juga telah berhasil menumbangkan lebih 200 milisi dan tentara rezim thoghut. Tawanan terdiri dari puluhan ibu dan anak.

Dari sisi militer, Mujahidin berhasil merebut tiga tank, alat pelontar roket, senjata berat anti pesawat tempur, dan juga peluru serta logistik perang lainnya.

Sampai berita ini tdiutlis, para mujahidin masih terus memberikan serangan perlawanan. Dan besok, para mujahidin berencana bergerak menuju desa Tallah untuk menguasai secara penuh.

Dokter Romi selaku kepala RSL salma memberikan semangat kepada seluruh relawan medis. Insyaa Alloh kemenangan dekat dan kemenangan hanya milik Alloh sepenuhnya. “Dan orang-orang zholim akan melihat sendiri kebinasaan mereka,” tegasnya. [Hasi]